Ramai kasus penolakan pura di bekasi, Kapolres Metro Bekasi angkat suara

60592 medium post 66246 e7f39cd6 95b3 4670 a6a2 6bb9484114c2 2019 05 08t07 04 47.570 07 00 60593 medium post 66246 94856dab 6106 4bc7 85a8 8ce239bebe88 2019 05 08t07 04 48.102 07 00
Ramai aksi penilakan rumah ibadah umat hindu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara angkat suara. Dirinya katakan tidak ada penolakan pembangunan rumah ibadah sebagaimana dalam foto dan video yang viral di media sosial.Namun masalah aksi unjuk rasa iya membenarkan
"Tidak ada penolakan, mereka hanya meminta pendirian tempat ibadah sesuai prosedur," kata Candra saat dihubungi Kompas.com, Selasa.
Iya lanjutkan dalam prosedur pembangunan, tidak yang dilanggar oleh pendiri bangunan rumah ibadah tersebut. Warga hanya pinta pendiri tersebut transfaran.
"Sosialisasi kepada masyaraikatnya saja yang harus lebih intensif," ujar Candra.
Menengok situasi di lokasi tersebut, iya sampaikan jika sudah kondusif. Sebelumnya ada pertemua antara warga dan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) setempat mengenai pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Bekasi itu.
Menengok ke belakang, kasus penolakan rumah ibadah sempat jadi bulan-bulanan warganet. Salah satu yang memposting adalah aqun instagram @balikuviral. Dilihat dari tulisanya terasa menyesali atas kasus penolakan tersebut.
Sumber: kompas.com (Viral Video Penolakan Rumah Ibadah di Bekasi, Ini Penjelasan Polisi)
Sudah dilihat 80 kali

Komentar