Rakernis PMI Sumbar, Perkuat Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

28955 medium img 20180727 wa0018
SUMATRA BARAT - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat belum lama ini menyelanggarakan kegiatan Rapat Teknis bidang penanggulangan bencana dan relawan yang digelar di Hotel Nikita

"Dalam rakernis ini kita membahas tentang regulasi penanganan bencana secara nasional sudah ada aturan yaitu Peraturan Organisasi (PO) PMI 03 tentang pelayanan masyarakat, dan kita sudah ada dokumen serta standar operasional prosedur (SOP), untuk lebih merata, dan kebersamaan," Ungkap Kepala Markas PMI Sumatra Barat, Hidayatullah.

Dalam Kegiatan ini dibuka langsung secara resmi oleh Sekretaris PMI Sumbar Sultani, Pengurus PMI Provinsi dan ketua serta kepala Markas PMI se-Provinsi Sumatera Barat.

Menurut Hidayatullah, selain membahas pelayana bencana, Latar belakang kegiatan ini adalah untuk menentukan arah kerja program pelayanan darah PMI secara provinsi dalam 1 tahun ke depan. Hal ini dilakukan agar terdapat kesamaan pola pikir dan kinerja dari semua UTD PMI di Sumbar sehingga dapat mencapai semua tujuan yang diharapkan yaitu pelaksanaan pelayanan darah transfusi yang berkualitas, aman, dan tepat waktu.

Dalam Kegiatan ini dibuka langsung secara resmi oleh Sekretaris PMI Sumbar Sultani, Pengurus PMI Provinsi dan ketua serta kepala Markas PMI se-Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Sekretaris PMI Provinsi Sumatera Barat, Sultani mengatakan, Jika terjadi bencana disuatu daerah Kabupaten/Kota, keberadaan markas PMI masing-masing Kabupaten/Kota jauh daripada diperbatasan daerah bencana tersebut.

"Masa emasnya enam jam sudah sampai dilokasi bencana, ini adalah merupakan bagian dari satu kesatuan. Sekiranya ada PMI yang lebih dekat di perbatasan, maka PMI itulah yang lebih cepat bergeraknya," ujar Sultani.

Menurutnya, PMI tidak memberi batas-batas wilayah dalam penanganan bencana, mana yang lebih dekat dari lokasi bencana, maka PMI daerah tersebut berkewajiban moral untuk datang ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan pertolongan. Dalam menangani bencana PMI Kabupaten/Kota tidak lagi membedakan struktural daripada organisasinya, PMI membantu tugas kemanusiaan terhadap kebencanaan.

Disampaikannya, tentang PMI Kota Bukittinggi kepengurusan periode 2016-2021, banyak melakukan inovasi-inovasi, salah satu inovasinya PMI Kota Bukittinggi telah membuat media cetak yang dapat diketahui PMI Kabupaten/Kota lainnya dan juga masyarakat Kota Bukittinggi sendiri, inovasi lainnya bersiap menjadi tuan rumah rapat teknis tahun 2018.

"Terkait donor darah yang dilakukan PMI Kota Bukittinggi secara reguler, tidak saja berpikir rutinitas, tetapi sudah berpikir inovasi-inovasi diluar kebencanaan. Disamping inovasi lainnya memperbanyak relawan, meningkatkan kualitas relawan, dan juga kompetensi," harap Sultani
Sudah dilihat 69 kali

Komentar