Rajin Minum Susu Yuk!!

68067 medium post 72319 41f89772 7c55 4df2 86b3 1c700fd0fb02 2019 07 28t01 25 16.177 07 00
Susu, sudah menjadi bagian dari konsumsi harian manusia. Sejak kecil, manusia terbiasa minum susu, mulai dari Air Susu Ibu (ASI), susu formula, susu sapi murni, susu kedelai, bahkan yang kurang lazim dikonsumsi seperti susu kambing dan susu unta. 
Diantara berbagai jenis susu tersebut, manakah yang terbaik bagi manusia? 
Pakar gizi Emilia Achmadi menyebut susu yang paling baik dikonsumsi manusia adalah ASI. Alasannya, karena nutrisinya paling mudah diserap tubuh. 
Namun, bukan berarti susu sapi dan jenis susu lainnya tidak bisa dikonsumsi manusia. Hanya saja, kandungan gizinya memang berbeda, karena diciptakan untuk keperluan aktivitas yang berbeda. 
“Susu dari hewan itu kadar gulanya relatif lebih tinggi, karena didesain untuk sumber energi mereka, kuda kerjanya lari, sementara unta angkat barang,” kata Emilia di acara Diskusi Anatomi Susu Segar di Jakarta, belum lama ini.
Sebagai perbandingan, dalam segelas susu sapi terdapat 13 gram karbohidrat, air susu ibu 17 gram, susu kambing 11 gram, susu kuda 17,2 gram dan susu unta 20 gram.
Emilia juga meluruskan salah kaprah mengenai susu yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan, seperti susu kedelai atau soya.
Di sisi lain, dari segi jenis susu menurut cara pengolahannya, Emilia menyebut susu segar jauh lebih sehat daripada susu pasteurisasi, UHT ataupun susu bubuk. 
“Semakin alami, semakin bagus untuk tubuh. Maka, susu segar adalah pilihan pertama. Pilihan terbaik kedua adalah pasteurisasi, lalu UHT, kemudian bubuk," kata dia. 
Pasalnya, semakin lama diolah, kandungan nutrisi dalam susu berkurang.
Dalam proses pasteurisasi, susu dipanaskan hanya untuk membunuh bakteri patogen yang menjadi sumber penyakit. Susu pasteurisasi harus dijaga temperaturnya saat disimpan atau dikirim agar kualitasnya terjaga.
Susu UHT (ultra high treatment) diolah lebih lama sehingga benar-benar steril tanpa bakteri. Maka, susu UHT bisa bertahan lebih lama tanpa pendingin selama kemasannya belum dibuka.
Sedangkan susu bubuk telah melewati proses evaporasi yang menghilangkan kandungan vitamin B kompleks, meski kandungan lain seperti kalsium tetap terjaga.
Bagaimana dengan susu kental manis? Emilia berpendapat susu kental manis bukanlah susu, melainkan sirup dengan rasa susu. "Gulanya tinggi, konten susunya sedikit,” sebutnya.
Sedangkan susu murni (fresh whole milk) adalah hasil perahan sapi yang tidak dikurangi atau ditambahkan bahan apapun. Namun setelah diperah biasanya akan disaring secara manual untuk menghilangkan kotoran.
Seperti namanya, proses pembuatan whole milk tidak melibatkan proses apa pun. Itu kenapa susu murni dinilai memiliki kandungan asam amino, vitamin, mineral, dan asam lemak yang lebih banyak ketimbang susu yang dipasteurisasi (dipanaskan).
Jenis susu berdasarkan kandungan lemaknya
Berdasarkan kandungan lemaknya, jenis susu terbagi jadi:
1. Full cream
Susu full cream rasanya legit dan gurih, teksturnya juga kental creamy. Ini dikarenakan per satu gelasnya mengandung 5 gram lemak jenuh yang sudah mencukupi 20% kebutuhan lemak harian Atmaguys.
Minuman perahan sapi ini juga tinggi kalori, yaitu sekitar 150 kcal per porsi. Selain itu menurut Harvard School of Public Health, susu full cream masih mengandung hormon terkait kehamilan yang berasal dari induk sapi itu sendiri. Saat diminum oleh manusia, hormon tersebut dapat memicu penyakit-penyakit yang sensitif akan hormon seperti misalnya kanker payudara dan kanker testis.
Meskipun belum terbukti 100 persen, namun temuan ini bisa jadi peringatan dini untuk Anda tidak berlebihan minum susu full cream.
2. Skim milk
Skim milk adalah versi yang lebih rendah lemak dan kalori daripada susu full cream. Kandungan lemaknya hanya berkisar antara 0-0,5 persen dan kalorinya sekitar 80-90 persen.
Di samping itu, tidak ada perbedaan berarti pada jenis dan jumlah gizi lainnya. Nutrisi susu skim umumnya tetap sama dengan full cream. Sama-sama kaya vitamin D, vitamin A, kalsium, fosfor, vitamin B2, dan vitamin B12.
Melihat kandungan lemak dan kalorinya, tidak heran jika skim milk dijadikan minuman alternatif favorit orang-orang yang sedang diet. Meski begitu, skim milk tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak berusia di bawah 5 tahun. Pada usia tersebut anak masih membutuhkan asupan energi tinggi buat menunjang masa pertumbuhannya.
Satu lagi yang perlu jadi pertimbangan Atmaguys adalah kadar gulanya. Versi skim cenderung lebih banyak gula ketimbang yang full cream. Biasanya skim milk bertekstur lebih encer dan rasanya sedikit lebih hambar sehingga sering ditambahkan gula untuk menambah kekentalan dan cita rasanya.
Jadi meski bagus buat diet, penting bagi Atmaguys untuk selalu memerhatikan kandungan gula di dalamnya karena gula tambahan juga dapat meningkatkan asupan kalori harian.
3. SKM (Kental manis)
SKM dibuat dari perahan sapi yang diuapkan dalam waktu lama (proses evaporasi) untuk menghilangkan sebagian besar kandungan airnya. Itu kenapa SKM memiliki tekstur yang sangat kental. Selain diuapkan, SKM juga akan ditambahkan gula sehingga menciptakan rasa yang sangat manis dan warna yang agak kecokelatan.
Nah, proses pemanasan di pabrik akan menyebabkan kandungan proteinnya jadi sangat rendah, sementara penambahan gula dalam jumlah banyak akan meningkatkan kalori. Kalori satu porsi (4 sendok makan) SKM bisa mencapai 130 kkal dengan kadar gula tambahan sebanyak 19 gram dan protein 1 gram. Sementara itu, satu gelas susu sapi segar mengandung 146  kalori dari 49% lemak sehat, 30% karbohidrat, dan 21% protein.
Selanjutnya kita akan membahas tentang hal yang sedang menjadi perbincangan di kalangan ibu ibu muda ya, apa sih? Yang pasti tentang susu hehe. Stay tune ya Atmaguys!
Sumber
https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/mengenal-jenis-susu/
https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160218193748-255-111929/meluruskan-salah-kaprah-soal-susu
https://mymilk.com/milkeveryday/fun-fact/macam-macam-jenis-susu
https://doktersehat.com/jenis-jenis-susu/
Sudah dilihat 31 kali

Komentar