R A S U L A N

27652 medium 20180702 135438
Rasulan merupakan tradisi orang jawa yang merupakan bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Tradisi turun temurun ini merupakan bagian dari kebahagiaan masyarakat jawa yang mayoritas berprofesi sebagai petani atas hasil pertanian yang dipanennya.
Kegiatan Rasulan ini biasanya dilaksanakan setelah panen raya. Masyarakat percaya dengan syukur atas apa yang diperoleh baik sedikit ataupun banyak, maka Allah akan menambah dan melipat gandakannya. Baik rezeki ataupun nikmat lainnya.
Seperti Firman Allah:
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Q S. Ibrahim : 7).
Dalam rasulan kali ini di Desa Mulusan masing-masing rumah mengeluarkan Ingkung dan nasi wudhuk (nasi uduk) yang dikumpulkan menjadi satu dirumah ketua RT atau di balai padukuhan. Kemudian jika sudah terkumpul semua warga hadir berkumpul (genduri). Selesainya acara ingkung dan nasi wudhuk dikembalikan setengah. Untuk sisanya di bagikan kepada warga yang hadir dengan dimasukkan kedalam sarang ( wadah dari anyaman daun kelapa ). Semua warga yang hadi mendapatkan sarang tersebut.
Harapan masyarakat dari rasulan ini adalah semoga ditahun depan panen semakin baik, melimpah, berkah dan manfaat. Selain itu masyarakat diberikan perlindungan, kesehatan dan keselamatan.
Sudah dilihat 58 kali

Komentar