Puskesmas Tanah Sareal Bakal Jadi RSUD

68922 medium whatsapp image 2019 08 02 at 08.58 .09
Wali Kota Bogor, Bima Arya, dan Wakil Wali Kota Dedie A. Rachim mengecek sarana prasarana maupun fasilitas pelayanan kesehatan Puskesmas Tanah Sareal.

"Selain peninjauan dan pembinaan, kami ingin melihat dan memastikan pelayanan terbaik diberikan kepada warga. Disamping itu juga kita ingin mengetahui penyakit apa saja yang banyak diderita masyarakat pada musim panas ini,” kata Bima, Sabtu (3/8/2019).

Berdasarkan informasi yang diberikan Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Iham Chaidir kata Bima, banyak masyarakat yang menderita penyakit Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu juga yang perlu menjadi perhatian adalah Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kedepan setelah melihat fasilitas dan jumlah warga sekitar, pelayanan di Puskesmas Tanah Sareal akan dicoba dikembangkan menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D dan saat ini proses Feasibility Study (FS) sudah dimulai.

Ide pengembangan Puskesmas Tanah Sareal dikembangkan menjadi RSUD tipe D, menurut Ilham Chaidir bisa dilakukan mengingat jumlah pasien yang dilayaninya mencapai 250 pasien per hari dengan jumlah penduduk sekitar Puskesmas Tanah Sareal yang mencapai 50 ribu jiwa. Perawatan yang dilaksanakan selama 24 jam dilengkapi 11 bed dan fasilitas serta ruangan lain, diantaranya kamar Ibu dan Anak (KIA), IGD, ruang rawat VIP dan yang lainnya.

Dalam sehari Puskesmas Tanah Sareal bisa menampung 6 hingga 7 pasien untuk proses persalinan, Puskesmas Tanah Sareal rata-rata melayani 15 persalinan sementara untuk pemeriksaan kehamilan mencapai 25 orang.

Pengembangan menjadi RSUD tipe D, lanjut Ilham sudah saatnya ditingkatkan mengingat permintaan masyarakat terhadap kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan semakin meningkat. Upaya ini merupakan satu pendukung untuk memberikan pelayan kesehatan yang lebih baik.

“Untuk jumlah pasien kita juga tidak bisa menutup kemungkinan adanya pasien dari wilayah lain, bahkan dari luar Kota Bogor yang utilitas lintas batasnya mencapai 20 persen,” sebutnya.

---------
Sumbr: AyoBogor.com
Penulis: Husnul Khatimah
Editor : Andres Fatubun
Sudah dilihat 41 kali

Komentar