PUPUK DASAR UNTUK CABE

35746 medium post 44152 dd86aa44 cf70 4502 9759 85d6289761bd 2018 10 14t18 45 30.106 07 00 35748 medium post 44152 3383ae0d 591b 4493 8570 36cfc31c9711 2018 10 14t18 45 38.831 07 00 35750 medium post 44152 ffc2de49 2775 445a ae24 ef414cfef6f4 2018 10 14t18 45 46.906 07 00 35747 medium post 44152 3ad32a07 5c9e 472b 9968 738d144c382e 2018 10 14t18 45 33.800 07 00 35749 medium post 44152 ead0eff4 09de 4fa6 a638 dba430845888 2018 10 14t18 45 42.744 07 00
Teknik pemberian pupuk dasar harus dilakukan pada awal tanam, dari jenis pemberiannya anda harus mengetahui kebutuhan pupuk dasar yang di berikan. Singkatnya pemberian pupuk dasari ini tergantung pada tingkat kesuburan lahan anda dan pH tanah. Usahakan pada pemberian ini anda sesuai dosis sesuai anjuran, tidak masalah jika tidak ada perubahan pada tahap awal karena pupuk membutuhkan proses untuk menyuburkan tanah dan diserap oleh tanaman anda.

1. Kapur Kaptan

Pada awal tanam anda harus merencanakan penanaman anda, hasil panen melimpah tidak lepas dari perencanaan penanaman. Sebelum kita membuat hal itu terjadi penaburan kapur dolomit (kaptan) bisa kita lakukan pada tahap awal yaitu 7 – 10 sebelum penebaran pupuk kandang dan pupuk kimia. Kapur dolomit ditebar harus diketahui pH tanahnya, jadi dosis kapur ini tergantung pada asam basa yang terkandung di dalam tanah anda. Pastikan pada penaburan harus tercampur dengan tanah, jika memang sulit tercampur anda bisa menambahkan air agar cepat terserap oleh tanah.

2. Pupuk Kandang

Pupuk kandang sangat berguna sekali pada awal tanam anda, dengan pemberian pupuk ini sangat baik sekali untuk kesuburan tanah dan tanaman. Pemberian dosis yang sesuai 20 ton/ha. Jika memang tidak ada pupuk kandang dan anda memiliki pupuk kompos maka pupuk kandang bisa digantikan oleh pupuk kompos. Dalam budidaya tanaman biasanya penyerangan penyakit layu fusarium dan penyakit jamur lainnya bisa saja menyerang, maka anda harus mencegahnya agar tidak terjadi, anda bisa menggunakan “Tricho Pukan” atau “Tricho Kompos” sebagai pencegahan. Cara penggunaannya anda cukup mencampurkan hingga rata dengan tanah.

3. Pupuk Kimia

Awal pemupukan tanaman menggunakan pupuk kimia biasanya menggunakan campuran TSP, KCl dan ZA dengan perbandingan ( 2 : 1 : 1 ). Dosis pupuk kimia -/+ 1 ton/Ha. Dengan rincian 500 kg TSP, 250 kg KCl dan 250 kg ZA.
Campurkan ke 3 bahan tersebut dan diadik hingga tercampur rata, langkah selanjutnya taburkan di atas bedengan. Penggunaan pupuk kimia sebaiknya dilakukan 7 – 10 hari setelah penaburan pupuk kandang. Setelah anda menaburkan pupuk ini tutup kembali dengan tanah bedengan, tujuannya agar tanaman tidak tercampur tutup. Biarkan hingga 10 – 15 hari sebelum anda memasangkan mulsa.

4. Pupuk Boron

Pemberian pupuk boron jangan terlalu banyak, dosis dari pupuk ini hanya 1 gram/tanaman. Pupuk ini memiliki kandungan borax dicampurkan dengan TSP, KCL dan ZA dengan pemberian yang di tebar secara bersamaan. Anda harus menghitung jumlah tanaman untuk mengetahui kebutuhan pupuk boron, contoh jika anda menanam 1000 tanaman cabai atau terong maka kebutuhan pupuk boron 1 kg.

Untuk pemupukan dasar merupakan langkah awal untuk memulai budidaya, jadi anda harus tahu bagaimana proses tanaman ini tumbuh dari pupuk yang anda berikan. Sesuaikan dosis yang akan kita berikan agar pengeluaran anda tidak banyak dan tidak sia-sia. Kelebihan pupuk juga akan merugikan dompet anda, maka pembuatan pupuk seperti pupuk kandang atau kompos lebih baik anda membuat sendiri daripada membelinya.
Sudah dilihat 24 kali

Komentar