Puluhan PKL di Kolong Jembatan Layang ARH Ditertibkan

29144 medium post 38230 455357f2 08dc 4593 8ed5 a9546da8f891 2018 07 30t21 48 57.734 07 00
depok.go.id-Sebanyak 90 Pedagang Kaki Lima (PKL) di bawah jembatan layang Arif Rahman Hakim (ARH) ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok. Kegiatan berjalan sesuai rencana, tanpa adanya perlawanan dari PKL.

“Hari ini kami lakukan penertiban melibatkan Satpol PP dibantu dengan tim terpadu dengan jumlah keseluruhan sebanyak 85 personel. Hasilnya sebanyak 90 PKL berhasil ditertibkan, tanpa adanya perlawanan. 40 di antaranya merupakan PKL dengan bangunan semi permanen,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto didampingi Kasi Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum R Agus Muhammad, di ruang kerjanya, Senin (30/07/18).

Sebelumnya, lanjut Yayan, pihaknya telah memberikan sosialisasi dan surat peringatan kepada PKL yang menggunakan Fasilitas Umum (Fasum) berupa trotoar dan bahu jalan tersebut. Dirinya juga memperingatkan PKL untuk meninggalkan lokasinya berdagang, karena PKL melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

“Sudah kami sosialisasikan sebelumnya, bahkan sudah kami lakukan pendataan beberapa waktu lalu. Sebagian PKL secara sadar telah mengosongkan lapaknya, kami hanya tinggal membongkar,” ucapnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari, Satpol PP mengerahkan armada sebanyak tiga mobil truk, enam mobil patroli, empat truk bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok dan satu alat berat bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok.

“Ke depan kami akan bangun pos pengamanan, agar pedagang tidak kembali menjajakan dagangannya di lokasi ini. Karena menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan,” pungkasnya.

sumber: pemkotdepok
foto: satpol PP pemkotdepok
Sudah dilihat 18 kali

Komentar