PT PJB Adakan Pelatihan Batik Pewarna Mangrove dan Ecoprint

22 July 2019, 19:35 WIB
2 0 510
Gambar untuk PT PJB Adakan Pelatihan Batik Pewarna Mangrove dan Ecoprint
Mangrove merupakan salah satu sumber daya yang ada di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Mangrove dikenal sebagai tanaman berfungsi sebagai pencegah abrasi laut. Di samping keberfungsiannya tersebut, sebenarnya mangrove juga dapat dimanfaatkan sebagai media pewarnaan batik.

Oleh karena tanaman ini dilindungi, mangrove yang digunakan ialah buah yang sudah tidak dapat tumbuh atau mati. Sehingga, selain tanaman mangrove dapat berfungsi menahan abrasi, limbah mangrove pun dapat dimanfaatkan sebagai media pewarnaan batik.

Pembangkitan Jawa Bali Unit Pelayanan (PJB UP) Muara Tawar bersama Zie Batik Semarang bekerja sama memberikan pelatihan kepada warga Kampung Kebon Kelapa, agar mampu memanfaatkan limbah mangrove menjadi pewarna batik. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada tanggal 15-20 Juli 2019, karena proses pewarnaan batik dengan bahan alami jauh lebih lama dibandingkan dengan proses pewarnaan dengan bahan sintetis.

Selama pelatihan, kelompok pengrajin yang berjumlah 10 orang diajak mengenal jenis-jenis pewarna batik berbahan alami yang sebenarnya berada di sekitar kita, yaitu jelawe, indigo, tingi, tunjung, dan yang belum banyak digunakan adalah mangrove. Jenis mangrove yang digunakan untuk membuat pewarna batik adalah jenis mangrove Propagul yang sudah dikeringkan agar dapat mengeluarkan warna coklat, "ujar Pujiono Supervisor CSR PT PJB, Senin (22/7/2019).

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan agar kelompok pengrajin batik lokal mampu memanfaatan sumber daya mangrove di desanya untuk dijadikan pewarna batik. Hal ini tentu selain dapat menekan biaya produksi, juga mampu menambah nilai jual dari batik yang dihasilkan.

Para peserta pelatihan juga diajarkan praktek pembuatan batik ecoprint. Teknik batik ecoprint tergolong mudah karena hanya menggunakan daun-daun yang terdapat di sekitar kita, seperti daun jati, daun jarak, daun johar, daun jenetri, daun talok, daun ketapang, dan jenis daun atau bunga yang menghasilkan warna. Meskipun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat batik ecoprint tergolong mudah, namun penjualan satu lembar kain batik ecoprint mencapai Rp 500.000.

http://bekasitoday.com/2019/07/pt-pjb-adakan-pelatihan-batik-pewarna-mangrove-dan-ecoprint-di-kampung-babe-batik-betawi/

  Komentar untuk PT PJB Adakan Pelatihan Batik Pewarna Mangrove dan Ecoprint

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta Tahun 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Penjaringan, Jakarta Utara  |  14 Sep 2020
  2. Warung Digital Wirogunan "www.klarisan.com" tempat jualan online Warga Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. Berkolaborasi Menggapai Mimpi Kampung Karangwaru Kidul, Tegalrejo

    Abdul Razaq  di  Tegalrejo, Yogyakarta  |  18 Sep 2020
  4. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 5
    Komentar

    Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  4. 1
    Komentar

    FORMMAD WARNA BARU KEGIATAN OMS DI BOYOLALI

    Fafa Siregar  di  Wonosegoro, Boyolali  |  15 Sep 2020