PT KAI Tetap Teruskan KA Pelabuhan

20209 medium pt kai web
SEMARANG – Tingginya beban jalan raya terutama dari sektor angkutan barang, selain membuat kemacetan juga memiliki potensi kerusakan jalan. Hal inilah yang membuat pemerintah menggenjot pembangunan KA pelabuhan di Indonesia, salah satunya di Semarang yang menghubungkan Stasiun Tawang dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan pembangunan KA barang di Semarang terus dilakukan. Selain itu rencana reaktivasi jalur Semarang Tawang – Pelabuhan akan terus dijalankan, walaupun sebelumnnya mendapatkan penolakan warga Kebonharjo. “Tentu akan dijalankan, negosiasi tetap dilakukan berdoa saja bisa masuk,” katanya usai meresmikan KA Inspeksi di Stasiun Tawang, belum lama ini.

Terkait pembangunan reaktivasi jalur dan KA pelabuhan, lanjut Edi adalah tugas dari satuan kerja yang telah ditunjuk pemerintah. Pada dasarnya PT KAI siap menjalankan program tersebut jika semuanya telah siap. “Targetnya secepatnya, tahun ini sudah selesai,” tuturnya.

Tren penggunaan KA barang sendiri terus mengalami kenaikan. Menurut informasi permintaan angkutan barang dengan kereta juga diprediksi meningkat di sejumlah daerah, misalnya, pengangkutan peti kemas di pelabuhan di Pulau Jawa. Ataupun penggunaan kereta untuk mengangkut barang hasil pertambangan di wilayah Sumatera.

“Selain di Semarang kami juga melakukan reaktivasi di beberapa daerah, misalnya jalur Demak, Rembang dan Pati yang belum tersentuh. Selain itu juga di daerah Bogor dan Sukabumi. Pengerjaan double track juga akan dilakukan di jalur Padalarang-Bandung,” jelas dia. (den/ric)

-radarsemarang.com-
Sudah dilihat 73 kali

Komentar