Praktik Pungli Pengurus RW 8 Kelapa Gading Terhadap Warga

Warga AtmaGo  di  Kelapa Gading, Jakarta Utara
22 November 2016, 7:28
17 0 268
Gambar untuk Praktik Pungli Pengurus RW 8 Kelapa Gading Terhadap Warga
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono tidak membenarkan adanya pungutan yang dilakukan oleh RW 08 di Kelapa Gading terhadap warganya untuk pengamanan polisi ketika demo. Surat edaran soal pungutan tersebut tersebar ke masyarakat umum.

"Mungkin ada keinginan untuk melayani, namanya kultur timur, untuk beli teh atau kopi, tapi prinsipnya itu tidak dibenarkan," ujar Soni, sapaan Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (22/11/2016).

Soni mengatakan polisi sudah memiliki anggaran masing-masing untuk melakukan pengamanan demo. Dia yakin kepolisian tidak akan meminta ketua RW setempat untuk melakukan pungutan.

Sehingga, dia memastikan bahwa pungutan itu merupakan inisiatif RW sendiri. Inisiatif itu pun tidak dibenarkan.

"Warga tidak boleh terbebani justru harus terlindungi," ujar Soni.

Sebelumnya beredar surat terkait permintaan sumbangan pengamanan untuk antisipasi unjuk rasa pada 25 November dan 2 Desember 2016. Dalam surat edaran tersebut, lingkungan RW 08 Kelapa Gading, Jakarta Utara, meminta warga memberi sumbangan sebesar Rp 200.000 untuk puluhan anggota Brimob dan TNI yang menjaga lingkungan RW itu.

Untuk mendukung operasional 20 anggota Brimob ditambah 6 personel TNI, diperlukan dukungan dana operasional mulai 17 November hingga 5 Desember 2016 minimal Rp 120 juta. Surat tersebut ditandatangani Ketua RW 08 WJM. Sutjipto MBA dan Kabid Kam RW 08 Sammi Sariton.

Sumber: Kompas

  Komentar untuk Praktik Pungli Pengurus RW 8 Kelapa Gading Terhadap Warga

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!