Polisi Gelar Reka Adegan Pembunuhan Satu Keluarga Di Waringinkurung

26 August 2019, 20:56 WIB
1 0 131
Gambar untuk Polisi Gelar Reka Adegan Pembunuhan Satu Keluarga Di Waringinkurung
Samin (29), tersangka pembunuh satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabuptane Serang, Banten, Selasa (13/8/2019) lalu, memeragakan 28 reka adegan pembunuhan.
Kejadian berdarah itu, mengakibatkan dua orang penghuni rumah kehilangan nyawa, Rustiandi (33) dan putranya A yang baru bersusia 4 tahun. Sedangkan istrinya, Siti Sa'diyah (24) mengalami luka tusuk dibagian punggungnya.
"Rekonstruksi sesuai prolog 28 adegan. Sengaja kita gelar untuk memperlihatkan setiap kegiatan sesuai dengan waktu dan tempat yang dilakukan pelaku, sehingga menyebabkan dua orang meninggal," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, ditemui usai melakukan rekonstruksi di Mapolres Serang Kota, Senin (26/08/2019).
Rekonstruksi sengaja digelar di Mapolres Serang, selain demi keamanan pelaku dari amuk massa, juga memghargai perasaan keluarga korban yang memang penduidk asli Kampung Gegeneng. "Dalam rangka memberikan rasa aman pelaku untuk bisa lakukan rekonstruksi. Tanpa mengurangi fakta hasil penyidikan oleh penyidik," paparnya.
Seluruh korban, baik korban jiwa yakni Rustiandi dan putranya berinisial A, maupun korban luka bernama Siti Sa'diyah diperankan pemeran pengganti. Alasannya, kondisi Siti yang sedang dalam masa pemulihan paska operasi luka sobek di bibir hingga pipi kirinya, belum memungkinkan keluar rumah.
Pemeran pengganti diperankan oleh anggota kepolisian dari Satreskrim Polres Serang Kota. Baik pelaku maupun pemeran pengganti mengikuti arahan dari naskah yang telah disusun oleh penyidik dari Satreskrim Polres Serang Kota dan pelaku yang bernama Samin. "Sampai saat ini sesuai penyelidikan. Alat bukti cukup. Tidak melibatkan korban, kita gunakan peran pengganti," jelasnya.
Kotoran manusia yang ada diruang keluarga rumah korban, hingga kini belum diketahui asal muasalnya dan masih menjadi misteri. Edy berjanji akan mengungkapnya sesegera mungkin.
Pihaknya pun mengaku belum mengkonfrontir antara saksi korban dengan pelaku, untuk menyamakan kronologis pembantaian satu keluarga. Lantaran saksi korban masih dalam tahap penyembuhan usai menjalani operasi dan pengobatan luka tusuknya.
"Salah satu bentuk rekonstruksi sinkronisasi berita acara dan keterangan lain. Kotoran manusia kita lakukan permintaan laboratorium belum keluar," tandasnya

  Komentar untuk Polisi Gelar Reka Adegan Pembunuhan Satu Keluarga Di Waringinkurung

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Warga RW 22, Mergangsan Kidul Sulap Selokan Jadi Lahan Budidaya Ikan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Jun 2020
  2. PENGUMUMAN KELULUSAN SISWA/I KELAS IX SMP-IT GENERASI MUSLIM CENDEKIA TAHUN 2020

    Sofiansyah Fadli  di  Praya Tengah, Lombok Tengah  |  5 Jun 2020
  3. Menkeu: Bansos Diperpanjang Sampai Desember dan Disalurkan Tunai

    Diro Marpaung  di  Jakarta Pusat  |  4 Jun 2020
  4. PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS IX SMPN 5 JONGGAT TAHUN 2020

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  5 Jun 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    KAMPUNG UJUNG BERBENAH SAMBUT NEW NORMAL

    Ayu Darwiyanti  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  31 May 2020
  2. 3
    Komentar

    TIDAK PERLU AJARI KAMI NEW NORMAL, SUDAH BIASA BOSCU

    Dhani Rama  di  Palu Kota  |  1 Jun 2020
  3. 2
    Komentar

    Aksi MasBayu Wirogunan #03 digelar Relawan Hijau yang tergabung dalam GASA Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  6 Jun 2020
  4. 2
    Komentar