Polemik R3: Pemkot Diminta Intens Berkomunikasi Terkait Pembukaan Jalan

2 May 2019, 14:31 WIB
2 0 52
Gambar untuk Polemik R3: Pemkot Diminta Intens Berkomunikasi Terkait Pembukaan Jalan
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Pemilik lahan sebidang tanah di Jalur Regional Ring Road (R3) melalui kuasa hukumnya, Aldo Nainggolan meminta Pemerintah Kota Bogor untuk melakukan komunikasi secara intens terkait pembukaan jalan yang masih berpolemik tersebut.

Sebelumnya Pemkot Bogor telah melayangkan surat kepada pihak pemilik lahan terkait permintaan dibukanya jalan R3 selama proses hukum berjalan di pengadilan namun menurut Aldo komunikasi melalui surat tersebut dinilai tak cukup.

"Untuk keputusan pembukaan jalan itu harus dikomunikasikan intens, tidak bisa hanya sebatas sepucuk surat," katanya, Selasa (30/4/2019).

Lebih lanjut Aldo mengatakan dirinya tidak bisa berbicara banyak soal pembukaan jalan selain menyarankan Pemkot Bogor untuk melakukan komunikasi yang lebih intens.

"Sementara untuk keputusan pembukaan jalan hanya itu yang dapat saya sampaikan," katanya.

Sementara itu mengenai permohonan keberatan soal penetapan ganti rugi yang ditolak Pengadilan Negeri Bogor di persidangan Aldo mengatakan pemilik lahan akan mempertimbangkan untuk melakukan upaya hukum lainnya.

"Kita punya waktu 14 hari untuk menentukan sikap untuk melakukan upaya hukum kasasi, mengenai waktu 14 tersebut kita masih berikan ruang dan waktu untuk pemilik lahan berdiskusi di internal keluarganya. Nanti setelah kita dapat putusan dari keluarga maka disitulah kita bisa mengambil keputusan," katanya.

Menurut Aldo majelis hakim menolak permohonan pihaknya karena hakim menilai pihak termohon bukan pemkot Bogor namun harusnya adalah Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sementara dasar perhomohonan keberatan pihaknya kata Aldo berdasarkan hasil berita acara musyawarah yang dilakukan di Pemkot.

"Berita acara musyawarah jelas mengatakan berdasarkan putusan pengadilan nomor 64, artinya kalau kita mengacu keputusan 64 jelas dan tegas disana tidak ada BPN tapi majelis menafsirkan karena proses pengajuan keberatan merujuk pada perma nomor 3 tahun 2015 dimana pihak termohon dikatakan disitu adalah BPN. Ya kalau kami menanggapi keputusan majelis itu kita hargai itu domain majelis dan kita juga segera setelah keluarga konsultasi baru bisa ambil sikap," katanya.

  Komentar untuk Polemik R3: Pemkot Diminta Intens Berkomunikasi Terkait Pembukaan Jalan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!