Polda Sulteng Sita Puluhan Burung Endemik Dilindungi

2 August 2019, 16:52 WIB
2 0 87
Gambar untuk Polda Sulteng Sita Puluhan Burung Endemik Dilindungi
SultengTerkini.Com, PALU– Aparat Subdit Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menyita puluhan ekor burung endemik dan dilindungi undang-undang.
“Iya jumlahnya ada 22 ekor burung endemik Maluku,” kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto saat ditemui SultengTerkini.Com di ruang kerjanya, Kamis (1/8/2019).

Didik mengatakan, puluhan burung endemik itu disita dari seorang pria berinisial I yang ditangkap di kamp hunian sementara Desa Wani, Kabupaten Donggala pada Selasa (30/7/2019).

Menurutnya, puluhan burung yang disita itu rencananya dijual oleh pelaku melalui media sosial facebook. Namun belum berhasil dilakukan, pelaku keburu ditangkap polisi.

“Pelakunya masih dalam proses pemeriksaan,” kata Didik yang juga mantan Kapolres Wakatobi, Sulawesi Tenggara itu.

Adapun jenis burung endemik yang disita polisi itu adalah Burung Nuri jenis Red Lory, Green Lory dan Kakaktua Jambul Kuning.

Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, puluhan burung endemik dan dilindungi itu kini diamankan di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulteng Jalan Muhammad Yamin, Kota Palu.

Atas perbuatannya, pelaku I dijerat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. CAL

sumber : https://sultengterkini.com//2019

  Komentar untuk Polda Sulteng Sita Puluhan Burung Endemik Dilindungi

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Sandang Peringkat 11 Wilayah Rawan Bencana, PMI Banyuwangi Susun Rapat Kerja Kemitraan

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  18 Feb 2020
  3. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  4. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020