PNS Lamongan dilarang menerina Parcel

24 June 2016, 08:53 WIB
26 2 118
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Bupati Lamongan mengeluarkan instruksi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab setempat, dilarang menerima segalamacam bentuk parcel lebaran. “Saya sendiri sudah melaksanakan kebijakan ini sejak lama. Saya harap semua PNS Pemkab Lamongan melakukan hal yang sama. Bahkan petugas jaga di pendopo (lokatantra) sudah saya instruksikan untuk menolak jika ada tamu yang mengantarkan parcel ke rumah,” ungkap Fadeli, Kamis (23/6)Menurut Fadeli, akan menjadi lebih baik jika para PNS bisa menjaga diri. “Selain sudah ada aturan soalgratifikasi, ini juga masalah kepatutan. Jangan sampai pemberian itu ada maksud-maksud tertentu di kemudian hari,” pesan dia.Jika sudah ada PNS yang terlanjur menerima parcel lebaran dari orang lain, dia mewajibkan agar parcel itu dilaporkan dan diserahkan kepada Inspektorat. Fadeli menegaskan perintah itu berlaku untuk semua,bukan hanya pejabat, staf juga dilarang menerima parcel lebaran. Larangan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Belum lagi Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 199 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang menyebut pemberian hadiah itu masuk dalam kategori gratifikasi.“Jangan sampai ada PNS yang menerima parcel atauhadiah lebaran dan tidak dilaporkan. Karena itu nanti akan menjadi gratifikasi, dan sanksi disiplin, bahkan pidana sudah menanti,”

  2 Komentar untuk PNS Lamongan dilarang menerina Parcel

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar