PMI Lakukan Pemetaan Risiko Partisipatif

28 October 2019, 21:03 WIB
1 0 129
Gambar untuk PMI Lakukan Pemetaan Risiko Partisipatif
Sukabumi - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi melakukan pemetaan risiko terhadap daerah rawan bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Baros. 

"Pemetaan risiko (risk Mapping) ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan program kesiapsiagaan gempa bumi yang dilakukan oleh PMI Kota sukabumi melalui dukungan PMI Pusat dan Palang Merah Amerika (Amcross)," kata Kabag Sistem Informasi Biro IT PMI Pusat Parmin di Sukabumi, Senin.

Menurutnya, pemetaan yang dilakukan pihaknya ini memakan waktu selama delapan hari dengan melibatkan masyarakat sekitar. Tujuan dari kegiatan ini untuk memetakan peta risiko yang terdiri dari kebutuhan peta analisa
kapasitas, kerentanan dan risiko di wilayah intervensi program

Peta ini dibuat berdasarkan partisipasi masyarakat Kelurahan Baros dan para relawan Sibat PMI sehingga, tujuannya masyarakat ini membuat peta dan paham apa yang ada di daerahnya tersebut tentang kerentanan, kapasitas dan risiko yang bisa timbul di wilayah ini.

Pihaknya juga mendapatkan banyak pertanyaan dari relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Kelurahan Baros yang ingin tahu jalur evakuasi dan titik kumpul bila terjadi bila terjadi gempa bumi. 

"Peta ini akan selalu diperbaharui atau update jika terjadi perubahan-perubahan yang ada di Kelurahan Baros dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada," tambahnya.

Sementara, Camat Baros Yunita Nusmeri Sitepu didampingi Lurah Baros dan ketua PMI kecamatan Baros mengatakan dengan adanya peta yang dibuat PMI ini tentunya sangat bermanfaat apalagi, Sukabumi merupakan salah satu daerah rawan bencana salah satunya gempa bumi.

Dengan adanya peta itu warga bisa mengetahui kondisi daerahnya masing-masing serta mampu memitigasi bencana dan melakukan upaya pengurangan risiko untuk meminimalisasikan dampaknya jika terjadi gempa bumi.

  Komentar untuk PMI Lakukan Pemetaan Risiko Partisipatif

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020
  3. KOMUNITAS BELAJAR MADANI SOLO (KOMBES) terbentuk!

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  22 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 15
    Komentar

    Royongan Komposter

    Narumi Akana  di  Wonosobo  |  27 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar

    Goes Anyer Lagundi 31 Oktober 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Pasar Rebo, Jakarta Timur  |  27 Sep 2020