PKL Kali Item Dipungut Rp 2,6 Juta

warga di sekitar Anda di Jatinegara, Jakarta Timur
3693 medium pkl kali item dipungut rp 2 6 juta
Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Jembatan Item, Jatinegara, Jakarta Timur mengeluh. Pasalnya untuk dapat berjualan di bantaran Kali Baru, mereka harus membayar Rp 2,62 juta per lapak.

Salah seorang PKL berinisial S (42), mengaku dimintai uang Rp 2,62 juta. Uang itu dibayar dengan cara dicicil. Pertama wajib membayar Rp 1,5 juta dan sisa Rp 1 juta dicicil tiga hingga lima kali. Sedangkan uang Rp 120 ribu untuk membayar koperasi. Mereka memang rencananya akan diikutkan menjadi anggota Koperasi Jasa Keuangan (KJK).

"Saya sudah bayar Rp 1,5 juta, sisanya dicicil. Kalau tidak bayar ya tidak bisa jualan di sini, bisa ditangkap Satpol PP," kata S, Senin (2/5).

Demi berjualan di bantaran Kali Baru, Jembatan Item, Ia rela mencari hutangan. Mereka akan berjualan di tenda permanen yang dibangun pihak KJK dan pengurus lingkungan setempat.

Pantauan di lapangan, sejumlah pekerja sedang membuat tenda permanen menggunakan besi. Tenda dibangun di Jalan Bekasi Barat VI, tepatnya mulai dari jembatan di samping Hotel Rio hingga ke Jembatan Item.

Ada sekitar 71 tenda permanen yang sedang dibangun. Masing-masing tenda berukuran 1,5x1,5 meter dan tinggi 2,5 meter. Tenda dibuat permanen dengan cara dilas dan dibangun menempel dengan tanggul Kali Baru.

Lurah Rawa Bunga, Agustinah saat dikonfirmasi mengatakan, tenda dibangun oleh KJK. Sebab ke depannya pengelolaa di bawah KJK. Uang pungutan sebesar Rp 2,5 juta dilakukan oleh KJK untuk pembangunan tenda. Sedangkan Rp 120 ribu untuk iuran bulanan sebagai anggota koperasi.

"Uang itu disetor ke KJK, karena yang membangun dan mengelola tenda itu adalah KJK. Kita juga sudah sosialisasikan ke PKL dan mereka setuju," tandasnya.

Menurutnya, pembangunan tenda permanen itu atas usulan dari pengurus lingkungan setempat. Karenanya ia menyetujuinya jika PKL ditata dengan cara ditampung di tenda.
Sudah dilihat 325 kali

Komentar