PKL Jalan Semeru Ditertibkan Bertahap

65814 medium img 20190707 18615
Oleh : Husnul Khatimah
BOGOR BARAT, AYOBOGOR.COM -- Petugas Satpol PP Kota Bogor bersama aparatur wilayah kembali menertibkan sejumlah PKL di Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat. Petugas membongkar lapak PKL yang menghalangi fasilitas umum mulai dari depan lapangan sepakbola samping RS Mata Ainun.

Kasatpol PP Kota Bogor Herry Karnadi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari monitoring Wakil Wali Kota Dedie Rachim beberapa waktu lalu. Saat itu, sudah disosialisasikan kepada para PKL.

“PKL yang ditertibkan hari ini adalah spot atau area yang harus kosong. Artinya harus terbuka dan tidak boleh ada pedagang yang berjualan di sekitarnya. Hari ini semua PKL yang berada di sekitar lapangan sepak bola kita tertibkan dan tidak boleh ada yang berjualan lagi," tegasnya, Sabtu (6/7/2019).

Sedangkan untuk beberapa PKL yang masih berjualan di Jalan Semeru, kata Herry, untuk sementara mereka masih diperbolehkan. Tentunya dengan syarat tidak menggunakan dan mengganggu fasilitas umum seperti trotoar dan jalur hijau.

"Sambil menunggu perapihan trotoar mereka masih bisa berjualan. Kalau tahun depan sudah ada perapihan trotoar maka PKL tidak diperbolehkan lagi untuk berjualan," katanya.

Lurah Menteng, Siswanto mengatakan, penertiban tersebut untuk mengembalikan fungsi trotoar dan memuliakan pejalan kaki.

"Kami ingin trotoar sepanjang Jalan Semeru bisa digunakan pejalan kaki dengan nyaman. Tidak terhalang atau bahkan tertutup oleh PKL. selain itu juga untuk mempercantik wajah kota," ungkap Siswanto.

Siswanto menambahkan, dirinya banyak menerima keluhan dari warga terkait keberadaan PKL tersebut. Menurut warga lapak-lapak PKL ini menyulitkan pejalan kaki dan membuat kumuh Jalan Semeru, khususnya mulai dari Bogor Golf sampai pertigaan RSUD.

Lebih lanjut Siswanto menuturkan, sebelum dilakukan penertiban pihaknya sudah berkomunikasi dan bermusyawarah dengan koordinator pedagang.

"Pada intinya mereka bersedia merapikan dan membongkar lapaknya. Seperti yang kita lihat sendiri hari ini mereka membongkar lapaknya masing-masing. Sedangkan untuk lapak yang masih berdiri kokoh itu karena mereka tidak berjualan. Namun secepatnya kami akan berkoordinasi dengan yang bersangkutan," jelasnya.

Siswanto berharap kedepan Jalan Semeru bebas dari PKL sehingga masyarakat bisa nyaman berjalan kaki melewati trotoar.

Sudah dilihat 33 kali

Komentar