PKK Dusun Krekah Meningkatkan Sinergi Untuk Kebaikan Bersama.

65975 medium post 70626 03103fc0 d1b2 43a1 b1b1 02f9fb2e76b3 2019 07 08t14 34 10.265 07 00
(Krekah) Seperti biasa awal bulan ini PKK dusun Krekah mengadakan pertemuan rutin yaitu pada tanggal 7 Juli 2019. Acara yang bertempat di kediaman ibu Sumari RT 04 ini dipandu oleh ibu Jumiati , kader PKK dari RT 08.

Setelah dibuka dengan doa , ibu - ibu menyanyikan lagu kebangsaan , lagu Indonesia Raya dan juga menyanyikan lagu mars PKK dipimpin Bu Prapti.

Sambutan Bu dukuh Arini menjadi acara selanjutnya . Selain mengucapkan syukur atas kehadiran ibu - ibu , beliau juga menyampaikan beberapa informasi diantaranya pemberitahuan dari puskesmas bahwa pada tanggal 29 Juli 2019 akan ada verifikasi sosialisasi pusPK . Berkaitan dengan hal tersebut Bu dukuh Arini mengundang semua kader PKK, posyandu lansia maupun balita untuk hadir.

Acara selanjutnya adalah arisan . Yang keluar namanya di arisan kali ini adalah Bu Jumiyati. Kocokan arisan PKK diselang seling setiap bulannya . Bulan ini untuk Krekah , bulan berikutnya untuk Nogosari. Jadi arisan bulan Agustus di Bu Jumi RT 08 .

Di acara lain - lain ada beberapa hal yang disampaikan . Diantaranya adalah :
Dari ibu Tutut yaitu menyampaikan himbauan Pak Basuki pamong desa Gilangharjo untuk upaya menjaga lingkungan, kebersihan dan pola HBS di masing-masing rumah , dikarenakan kasus DBD tahun ini cukup tinggi dan hampir secara merata di beberapa dusun mulai dari dusun Kadisoro , Ndalema , Tegalurung, bahkan Krekah juga ada beberapa warganya yang terjangkit penyakit yang dikarenakan nyamuk ini.
Pak Basuki juga membagi tips atau upaya pencegahan perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. Caranya adalah dengan mengisi ember dengan air ditaruh di pojokan selama 6 hari diberi tanggal ,dan setelah 6 hari disaring . Jentik - jentik yang tersaring dibuang di tempat kering akan mati , dan tadi bisa digunakan kembali.

Informasi lainnya adalah tentang himbauan supaya pencatatan balita harus dilakukan secara menyeluruh dan disertai NIK.
Demikian juga laporan dan SPJ dihimbau dibuat secara rutin tiap bulan. Supaya pekerjaan menjadi lebih ringan dan sewaktu -waktu puskesmas atau balai desa membutuhkan data tersebut bisa segera diserahkan. Terkait dengan pengumpulan data tersebut , kader lansia juga akan mengumpulkan foto kopi KK , dan foto kopi jaminan kesehatan para lansia.

Yang tidak kalah menarik , Bu Tutut juga menyampaikan adanya program yang akan segera diluncurkan oleh Puskesmas Pandak 1. Program tersebut adalah Posyandu Untuk Remaja .
Dibentuk dengan karang taruna , dibantu dan didukung lembaga posyandu lain untuk dibimbing.
Kegiatan yang akan dilakukan adalah pemantauan kesehatan. Beberapa tujuan pemantauan kesehatan ini untuk mengurangi kasus anemia pada remaja , dan penanggulangan pernikahan usia dini .
Informasi ini ditanggapi Bu dukuh dan ibu - ibu yang lain dengan antusias. Dan berharap supaya program ini segera disosialisasikan kepada kelompok karang taruna Krekah.
Disampaikan lagi adanya peluang berupa Pelatihan Pengasuhan . Target peserta pelatihan ini adalah keluarga muda ,
keluarga mempunyai remaja dan anak kecil yang membutuhkan edukasi tentang pengasuhan anak.

Bahasan selanjutnya adalah curahan hati ibu Tutut sebagai pengajar di Paud dusun Krekah. Penerimaan siswa paud tahun ini merosot jumlahnya. Siswa tahun ini yang sudah terdaftar baru mencapai 9 siswa. Disadari oleh para pengajar paud Krekah secara fasilitas dan kenyamanan belum bisa dibandingkan dengan sekolah lain. Secara fisik bangunan yang merupakan rumah pinjaman salah satu warga tersebut merupakan bangunan lama dan belum memiliki kamar mandi. Selama ini jika ada siswa yang ingin ke kamar mandi selalu diantar ke rumah ibu guru yang kebetulan rumahnya agak dekat dengan sekolah.
Dikarenakan jumlah siswa yang belum mencapai batas minimal, tanah serta bangunan juga merupakan pinjaman yang masih hak milik perseorangan, paud Krekah tidak bisa mengakses bantuan bangunan dan PMT dari dinas. Hanya mendapat sedikit bantuan dari pemerintah desa. Tentu hal ini menjadi keprihatinan bersama.
Tanggapan terhadap hal ini disampaikan oleh beberapa kader . Diantaranya oleh ibu Sumartini dari RT 04. Beliau menyampaikan tentang 3 pusat pendidikan , yaitu keluarga , sekolah ,dan lingkungan .
Sebisa mungkin ke tiga lini tersebut bisa bersinergi supaya paud krekah bisa maju dan berkembang.
Tanggapan dari Bu dukuh , sebaiknya dilakukan penyegaran, dibuat pengurus baru dan PKK diikutsertakan dalam kegiatan paud.
Usulan lain , para pendidik paud mendatangi posyandu balita dan memberikan presentasi dan pengenalan sebagai upaya jemput bola.
Pengajar juga akan berkonsultasi pada bapak dukuh untuk pandangan tempat lain jikalau memungkinkan. (Rins)
Sudah dilihat 146 kali

Komentar