Pinjam Dana Rp.15 Triliun, PASIGALA Center Minta Pemerintah Bentuk Badan Khusus.

45209 medium post 52009 14c2a399 f6a8 4fad ad2f 810a43985db4 2019 01 07t12 11 50.990 08 00
Sekjen LSM PASIGALA Center, Andika, mendesak Pemerintah untuk membentuk badan khusus pengelolaan dana pinjaman Bank Dunia senilai 15 T, untuk merekonstruksi daerah pasca bencana alam di NTB dan Sulteng.
"Kami meminta pemerintah agar segera membentuk badan baru. Bisa dinamakan Badan Kerja Pemulihan dan Pembangunan, sebagai badan khusus yang bertanggung jawab terhadap penggunaan dana tersebut agar dana dapat berguna bagi masyarakat", tutur Andika dalam diskusi mengenai Audit Bencana dan Ekologi dalam Tata Ruang di Jakarta, Minggu (6/1).
Tak hanya bertanggung jawab terhadap penggunaan dana hutang, badan khusus tersebut juga harus bertanggung jawab terhadap pemulihan dan pembangunan kembali daerah-daerah terdampak bencana.
"Kalau program (Dana Bantuan Bank Dunia) ini jalan, (dikhawatirkan) korupsi akan menyebar di semua kantor-kantor kementrian terkait", sambung Andika.
Hal ini berkaca dari temuan KPK mengenai adanya dugaan korupsi pada proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kementrian PUPR, untuk daerah bencana diantaranya di Donggala dan Palu, Sulteng.
Sudah dilihat 60 kali

Komentar