Peternak Sulit Dapat Pakan Ternak

18 September 2019, 18:09 WIB
4 0 118
Gambar untuk Peternak Sulit Dapat Pakan Ternak
Kebonharjo.atmaGo.com

Kemarau panjang yang terjadi saat ini sangat berdampak pada kesulitan peternak sapi dan kambing mendapatkan pakan hijau berupa rumput segar. Mereka terpaksa membeli pakan alternatif berupa kulit kedelai atau konsetrat demi bisa mencukupi kebutuhan pakan ternak. Akibatnya kondisi tersebut membuat biaya perawatan ternak sedikit mengalami peningkatan.

Salah satu peternak sapi asal dusun Gowok (Sumardi) Rabu (18/09/2019) mengatakan, kemarau yang terjadi pada tahun ini sangat terasa dampaknya. Sebab lebih panjang dibandingkan sebelumnya. Saya tiap hari mencari pakan ternak berkeliling wilayah lain demi mendapatkan rumput tetapi sulit dan suhu udara sekarang juga dirasakan sangat panas. Sehingga saya jika mencari rumput pagi atau sore hari.

Kondisi sekarang ini sangat dirasakan dampaknya oleh peternak karena kesulitan mendapatkan pakan hijau berupa rumput segar. Sebab rumput sekarang banyak ditemukan mati mengering dan tidak lagi segar. Hal itu berpengaruh pada tidak terpenuhinya kebutuhan rumput hijau bagi peternak.

"Biasanya rumput hijau mudah didapat di lingkungan disekitar seperti di pinggir sawah tapi sekarang mengering.

Seperti saat ini saya bernasib untung bisa mendapatkan pakan ternak berupa tanaman padi (jerami hijau) milik salah satu warga dari lahan sawah yang gagal panen. Namun demikian tidak setiap hari saya mendapatkan jerami. Karena setiap lahan yang gagal panen, jeraminya telah banyak diambil oleh pencari rumput dari luar wilayah dusun Gowok. Dan itu menjadi berkah tersendiri bagi mereka. Jadi kita juga harus pandai-pandai menghemat jerami untuk sumber pakan ternak. Biasanya setiap hari kalau ada jerami yang cukup saya simpan untuk cadangan pakan beberapa hari kedepan.

Sedangkan pakan hijau selain jerami berupa daun dan rumput sebagai makanan ternak sapi saat musim kemarau.

" Jika membeli pakan ternak dengan kulit kedelai sekarang mengalami kenaikan harga sekitar 5 sampai 10 persen dari biasanya. Kami nilai wajar karena memang kondisi sekarang kering, " lanjutnya.

Kenaikan harga pakan berpengaruh pada nilai jual ternak di pasaran. Namun harga tersebut masih bisa berubah apabila peternak sudah bisa mendapatkan pakan hijau dengan mudah saat musim hujan datang.

Ditemui terpisah peternak lain (Hartono) mengatakan bahwa saat ini untuk memenuhi kebutuhan pakan kambingnya tiap hari selalu mencari rumput di tepi sawah. Hanya di tempat itulah bisa dicari rumput meskipun jumlahnya sangat sedikit. "Pokoknya butuh ketelatenan dan kesabaran," ujarnya.

#gowokdesakebonharjo

  Komentar untuk Peternak Sulit Dapat Pakan Ternak

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020