Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air jatuh

37556 medium img 20181029 wa0022
Menanggapi Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air
yang terjatuh, senin (29/10). Kepala Kantor SAR Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Danang Priandoko mengatakan, saat itu awak Tugboat AS Jaya II yang kebetulan berada di kawasan kejadian melaporkan telah melihat pesawat Lion Air jatuh, Senin (29/10/2018) sekitar pukul 06.33 WIB.
"Info diteruskan ke VTS Tanjung Priok dan dipastikan memang ada kecelakaan," jelasnya.
Diketahui sebelumnya mengutif dari kompasiana.com. Kepala Kantor SAR Pangkal Pinang Danang Priandoko mengatakan, pilot pesawat sempat meminta return to base (RTB) ke petugas pengawas Bandara Soekarno-Hatta.
"Sempat meminta kembali. Tapi rupanya tak kunjung tiba. Ternyata memang hilang kontak dan jatuh," kata Danang kepada Kompas.com, Senin.
Dia mengungkapkan, pesawat diperkirakan jatuh sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat dijadwalkan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang.
Sampai informasi ini tiba, diketahui jumlah korban. Melirik okezone.com Penumpang pesawat Lion Air mengangkut 181 penumpang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak dan 2 bayi.
Selanjutnya menanggapi info letak pesawat jatuh, Badan SAR Nasional (Basarnas) memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh perairan Tanjung Karawang. Pihak Basarnas telah menemukan puing-puing yang diduga milik pesawat Lion Air ruter Jakarta-Pangkal Pinang yang sempat hilang kontak sekitar pukul 06.00 WIB.
"Posisinya di 11 nautical mile dari posisi lost contact. Setelah kita sampai di lokasi, kita menemukan puing, pelampung, HP, ada potongan-potongan," ujar Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI M Syaugi di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Sudah dilihat 30 kali

Komentar