Pertolongan Pertama Pada Gigitan Ular

27019 medium post 36191 de8948e0 caf2 4330 8633 7bea97fae286 2018 06 22t22 01 46.829 07 00
Indonesia termasuk negara yang kaya dengan aneka ragam reptil termasuk ular. Sayangnya, tingginya populasi ular ini juga meningkatkan risiko seseorang terkena gigitan ular. Ada berbagai macam jenis ular yang hidup di Indonesia dari yang tidak berbahaya sampai yang racunnya dapat mengancam nyawa.

Jika anda tergigit ular, segera hubungi ambulan atau segera ke UGD terdekat terutama bila terjadi perubahan warna kulit pada bagian tubuh yang tergigit ular atau bagian tersebut mengalami pembengkakan dan nyeri. Beberapa rumah sakit memiliki persediaan anti racun ular yang mungkin dapat membantu anda.

Sambil menunggu ambulan atau pertolongan datang, lakukan hal hal berikut:

- Tetaplah tenang dan menjauhlah dari lokasi ular menggigit.
- Buka perhiasan dan pakaian yang terlalu ketat di bagian tubuh yang tergigit ular sebelum membengkak.
- Posisikan tubuh anda, jika memungkinkan, bagian tubuh yang tergigit ular lebih rendah dari jantung.
- Bersihkan luka tapi jangan disemprot dengan air.
-Tutup dengan kasa atau kain yang bersih.

Perhatian:

- Jangan mengikat atau kompres es pada daerah atau bagian tubuh yang tergigit ular.
- Jangan menoreh luka atau mencoba mengeluarkan racun dari luka.
- Jangan minum kopi, alkohol yang dapat menyebabkan tubuh lebih cepat menyerap racun.
- Jangan mencoba membunuh atau menangkap ular yang menggigit. Cobalah untuk mengingat warna dan bentuk ularnya.

Update Guidline WHO 2016: Pertolongan pertama pada kasus gigitan ular adalah imobilisasi (pemasangan perban elastik/bidai) dan bebat tekan pada lokasi gigitan. Penanganan ini mirip dengan kasus patah tulang terbuka.
Sudah dilihat 118 kali

Komentar

  • 16 new thumb user 16 fe0a2c96 25f0 4533 a419 b7d53ec0a1d4 2018 05 08t18 02 12.107 07 00

    Terimaksih mas Anthony Indra atas informasi tambahannya

  • 8435 new thumb 1529397423078

    Kalau sudah di UGD, biasanya korban disuntikan SABU. Tapi tenang, itu bukan salah satu obat terlarang. SABU adalah akronim dari "Serum Anti Bisa Ular." Sayangnya, yang saya tau dari salah satu sumber (ya, saya lupa sumbernya 😂) mengatakan bahwa farmasi membatasi SABU untuk di produksi karena kecilnya kasus gigitan ular yang mempunyai "bisa" yang cukup keras. SABU pun ada tanggal layak konsumsi (semacam itu) juga, jadi jika ada rumah sakit yang mempunyai SABU, mungkin hanya di daerah daerah tertentu saja yang rentan dengan kasus gigitan ular berbisa itu. Jikalau ada Rumah Sakit di perkotaan yang mempunyai SABU, mungkin akan sia sia juga sepertinya karena kasus gigitan ular di perkotaan cukup kecil sekali, bahkan hampir tak ada. Jadi "stock" SABU di Rumah Sakit yang ada di perkotaan menurut saya cukup langka bahkan hampir tak ada. Jika ada yang ingin mengkoreksi atau menambahkan, silahkan. :)