Pertanyaan Huntap, Kegelisahan Warga Balaroa

30 December 2018, 21:04 WIB
2 0 164
Gambar untuk Pertanyaan Huntap, Kegelisahan Warga Balaroa
Forum Korban Likuifaksi Balaroa pada tanggal 30 Desember 2018 ikut membahas tentang siapa sesungguhnya yang berhak akan hunian sementara atau temporary shelter di beberapa tempat yang disediakan untuk warga Balaroa korban likuifaksi. Musyawarah yang dilakukan pemerintah diwakili Kadis PU kota Palu ini dilakukan bersama warga Balaroa penyintas untuk membahas kejelasan hunian.

Warga berharap agar bantuan huntap dapat segera direalisasikan, karena warga masih belum mendapat kejelasan. Soal hunian sementara juga menjadi pertanyaan karena warga penyintas merasa bahwa kebanyakan warga yang menghuni huntara masih belum tepat sasaran karena berdasarkan informasi warga, justru warga penyintas yang kehilangan rumah tidak menempati huntara. Sementara kebutuhan huntap lebih prioritas daripada huntara.

Beberapa pendapat dari warga menyarankan agar cash and carry kepada korban langsung Balaroa yang sudah tidak mempunyai tempat tinggal. Karena dengan kehilangan tempat tinggal, banyak warga penyintas lebih memilih tinggal di kontrakan sementara atau numpang di rumah keluarga yang bersedia menampung, dibandingkan di huntara yang memang lbh panas di siang hari dan lebih dingin di malam hari, yang tentu saja belum memadai.

Namun kegelisahan warga yang utama adalah adanya bantuan huntara yang tidak tepat sasaran karena dari data huntara yang menjadi acuan dibangunnya huntap, sementara warga yang tidak tinggal di huntara tidak memiliki kejelasan akan mendapat huntap atau tidak.

Semoga beberapa permintaan warga penyintas yang kehilangan tempat tinggal ini dapat segera difollow up oleh pemerintah langsung ke warga yang betul-betul kehilangan rumah mereka.

#PaluPulih

  Komentar untuk Pertanyaan Huntap, Kegelisahan Warga Balaroa

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  3. Sandang Peringkat 11 Wilayah Rawan Bencana, PMI Banyuwangi Susun Rapat Kerja Kemitraan

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  18 Feb 2020
  4. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    GempaBumi Magnitud 4,9 Guncang Lebak, Terasa Hingga Sukabumi

    Andrian Volunteer  di  Cikole, Sukabumi Kota  |  17 Feb 2020