Pertamina diem-diem bae elaah

23203 medium pertamina
CIREBON-Mulai tanggal 24 Maret Pertamina memberlakukan harga baru untuk BBM jenis Pertalite. Untuk Pulau Jawa, dari semula Rp7.600 per liter naik Rp200 menjadi Rp7.800. Dan, lagi-lagi kenaikan tersebut terkesan mendadak.

Banyak masyarakat yang tidak mengetahui kenaikan harga tersebut. Mereka baru menyadarinya saat melihat meteran di mesin pompa mengalami pengurangan dibanding biasanya.

Seperti diungkapkan Amar, salah satu warga Linggarjati, Kuningan. Dia mengaku terkejut saat mengisi bahan bakar Pertalite di SPBU Bandorasa. Selama ini dia membeli BBM tidak berdasarkan jumlah liter, melainkan dari nominal uang. “Saya biasanya beli bensin Rp20.000 dapat 2,6 liter. Pas tadi (kemarin, red) lihat di meteran cuma 2,5 liter, berkurang 0,1 liter dibanding biasanya. Saat menanyakan ke petugasnya katanya harga Pertalite sudah naik. Diem-diem bae ih. Ya jadi kaget aja pas isi di SBPU,” ketus Amar.

Meski pengurangannya tidak banyak, Amar mengaku kecewa dengan cara Pertamina menaikkan harga bahan bakar tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut semakin memberatkan masyarakat, terlebih sudah semakin langkanya BBM jenis Premium sebagai jenis BBM paling murah. “BBM jenis Premium sekarang sudah susah dicari, termasuk di SPBU Bandorasa. Sekarang pompanya sudah diganti dengan Pertalite,” katanya.

Informasi selengkapnya; www.radarcirebon.com

Komentar