Perkuat Kesehatan Keluarga Melalui Self-Healing

51915 medium bwc %283%29
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Mengusung tema “Use Your Mind to Heal Your Body”, Bogor Women's Club (BWC) menggelar acara Self Healing Revolution di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor yang dihadiri ratusan peserta. Hadir sebagai pembicara adalah pasangan suami istri Dewi Diana dan Muhammad Karebet Widjajakusuma.

Dalam pemaparannya, Dewi menyampaikan tentang tawadhu, yaitu rendah diri di hadapan Tuhan dan rendah hati di hadapan sesama manusia. Menurutnya, kesombongan hanya akan membawa manusia kepada kehancuran.

Ia menceritakan kisah tentang Azazil, yaitu iblis yang diusir dari surga karena kesombongannya, juga kisah tentang Amr bin Hisyam. Dalam acara ini peserta dijelaskan bagaimana caranya belajar tawadhu dan muhasabah serta bersyukur.

“Jadi, healing (penyembuhan) yang pertama adalah menghilangkan sombong dalam diri. Proses healing tidak hanya kuratif tetapi juga rehabilitasi dan preventif. Hati yang sehat adalah hati yang bergetar saat mengingat Allah SWT. Hati sehat adalah takut, cinta, rindu, syukur, malu, roja, dan sabar. Sedangkan hati yang sakit adalah adalah hati yang tidak lagi bergetar saat mengingat Allah SWT, itulah musibah terbesar karena sibuk mencari dunia dan penilaian manusia”, kata Dewi, Kamis (28/2/2019).

Ketua Bogor Women’s Club, Dewi Puspasari, menambahkan bahwa dalam diri setiap manusia ada penyakit yang tanpa disadari berasal dari psikisnya. "Melalui acara ini, Bogor Women’s Club ingin membantu para ibu untuk bisa berpikir positif dan bisa membantu kesehatan keluarga," kata dia.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Iman, menilai kegiatan Self Healing Revolution bagus untuk meningkatkan kualitas hidup para ibu sebagai ujung tombak keluarga. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi misi Kota Bogor 2020-2024, yakni mewujudkan Kota Bogor menjadi kota yang ramah keluarga.

Disamping itu, kata Iman, Kota Bogor juga sudah memiliki program Sekolah Ibu yang memiliki tiga misi, yaitu mewujudkan Kota Bogor yang sehat, cerdas dan sejahtera.

“Kalau ketiga hal ini dirangkaikan, ditambah dengan ujung tombaknya adalah para ibu, maka self-healing dapat membantu mengobati diri sendiri maupun keluarga. Semua penyakit itu kan tergantung dari hati nurani kita sendiri,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung kegiatan tersebut ddan mengapresiasi adanya komunitas perempuan. Ke depannya ia berharap agar komunitas tersebut terus berinovasi, berkarya, dan mendukung program-program Pemkot Bogor dalam mewujudkan kota yang ramah keluarga.

“Kalau keluarganya nyaman dan ibu bapaknya ada komunikasi dengan anak-anaknya, ini tidak menutup kemungkinan berkurangnya kenakalan anak-anak. Inilah harapan kita,” ujarnya.
Sudah dilihat 42 kali

Komentar