Perkuat Daya Imun Tubuh Dengan Echinacea

Gambar untuk Perkuat Daya Imun Tubuh Dengan Echinacea
Trend masyarakat untuk mulai mengkonsumsi tanaman herbal semakin meningkat di masa Pandemi COVID-19, ini terlihat dari mulai banyak dan larisnya suplemen berbahan herbal, salah satunya berbahan Echinachea (Glycyrrhiza glabra) yang terbukti bisa memperkuat daya imun tubuh. Kenal lebih jauh yuk!

Echinacea merupakan tanaman herba tahunan (herbaceous perennial), nama lainnya adalah โ€˜Purple Cone- flowerโ€™. Tanaman ini merupakan tanaman asli Amerika, terutama tumbuh di Amerika Utara dan Eropa.

Tanaman dewasanya bisa mencapai 120 cm dengan kanopi 25 cm. Waktu berbunga tergantung pada iklim, bunga mekar sepanjang musim panas sampai musim gugur. Bunga berbentuk kapitulum (Capitulum), berdiameter 7 sampai 15 cm, dibentuk oleh tonjolan pusat kubah yang menonjol yang terdiri dari beberapa kuntum. Pada umumnya kepala bunga berbentuk kerucut, warna ungu.

Habitat tumbuh meliputi hutan terbuka yang kering dan padang rumput Tanaman ini lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik di bawah sinar matahari penuh.

Di Amerika, bunga ini disebut dengan coneflower, dan sering dijumpai di apotek/toko obat dalam bentuk pil, serbuk, atau obat herbal. Ya, echinacea tidak hanya cantik dilihat. Kandungan antimikroba di dalamnya dipercaya bermanfaat menjaga imunitas dan kesehatan tubuh manusia.

Penduduk asli Amerika yaitu suku Indian sudah menggunakan tumbuhan ini sebagai obat sejak tahun 1700-an karena berkeyakinan bahwa echinacea mempunyai khasiat yang kaya seperti sakit gigi, gangguan pernafasan, batuk demam, infeksi, gigitan ular, gigitan serangga, dan menambah stamina tubuh.

Tanaman ini mulai digunakan oleh para dokter di Amerika pada tahun 1887 sebagai obat influenza sampai sifilis. Echinacea juga banyak digunakan untuk pembersih (purifier) darah, obat sakit kepala, influenza, batuk pilek dan antiinfeksi sampai mulai ditemukannya antibiotik.

Akar kering tumbuhan E. angustifolia dan E.pallida sempat dimasukkan ke dalam National Formulary pada tahun 1916 tetapi pada tahun 1950 keduanya dihapuskan karena antibiotik sudah banyak ditemukan.

Di Indonesia, echinacea digunakan pada industri obat tradisional seperti pabrik jamu dan fitofarmaka. Manfaat Echinacea dalam penyakit infeksi disebabkan kemampuannya untuk berperan sebagai anti inflamasi dan imunostimulan.

Echinacea dapat memacu aktifitas limfosit, meningkatkan fagositosis dan menginduksi produksi interferon. Echinacea sangat berguna dalam menurunkan gejala batuk, pilek dan sakit tenggorokan.

Racikan Echinacea

Ada beberapa jenis yang serupa yaitu Echinacea purpurea, E. angustifolia, dan E. palida. Masing-masing mempunyai sifat medis yang sedikit berbeda. Echinacea purpurea mengandung beberapa metabolit sekunder termasuk: alkamida, turunan asam caffeic, polisakarida, dan glikoprotein. Metabolit sekunder diyakini aktif secara biologis dan farmakologis.

Khusus glikoprotein dari ekstrak akar Echinacea memiliki kemampuan untuk mengaktifkan bagian-bagian dari sistem kekebalan tubuh, dan berkontribusi besar terhadap stimulasi sistem kekebalan tubuh. Nikotiflorin adalah flavonid dominan di Echinacea, diikuti oleh flavonid rutin.

Berikut ini beberapa racikan Echinacea untuk pengobatan tertentu

1. Imunomodulator

Pada Uji klinis pemberian ekstrak echinacea dalam bentuk cair sehari 3 kali, masing masing 3 tetes selama 2 minggu menghasilkan gejala flu yang menurun.

Echinacea dalam bentuk tablet dengan pemberian 2 tablet (setara dengan 6.78 mg ekstrak) sebanyak 3 kali sehari selama 8 hari bisa menyembuhkan serangan flu dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Melindungi Organ Hati (Hepatoprotektor)

Uji klinis Echinacea yang dikombinasi dengan sylimarin (Sylibum marianum) dan temulawak (Curcuma xanthorrihiza) dapat mengobati hepatitis dengan menurunkan Serum Glutamate Pyruvate Ttransaminase (SGOT) ke kisaran normal.

3. Anti virus Saluran Pernafasan

Uji klinis pemberian echinacea dapat memperbaiki penyakit saluran pernafasan seperti tuberculosis, bronchitis dan asma.

Untuk menjaga daya tahan tubuh dianjurkan dewasa minum 2 tablet (setara dengan 6.78 mg ekstrak) atau bentuk ekstrak cair encerkan 15 tetes dalam ยฝ gelas, diminum 2-3 kali sehari.

Rekomendasi dosis aman yaitu ekstrak bubuk kering 300โ€“500 mg echinacea purpurea, tiga kali sehari, ekstrak cair 2,5 ml, tiga kali sehari, maksimum 10 ml setiap hari.

Apakah ada efek samping? Penggunaan echinacea jangka pendek dapat dikatakan aman dan dapat ditoleransi dengan baik. Untuk yang alergi pada bunga penggunaan echinacea dapat menyebaban efek samping, seperti ruam, kulit yang gatal, pembengkakan, sakit perut, mual dan sesak napas.

Paling penting diingat adalah pasien dengan gangguan pada autoimun dianjurkan untuk tidak menggunakan echinachea.


Sumber :

@BalittroBalitbangKementan

  Komentar untuk Perkuat Daya Imun Tubuh Dengan Echinacea

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Berita Warga
30 Jun 2020

Mitos Dan Fakta Tentang Berhenti Merokok

๐™ˆ๐™Š๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐™ˆ๐˜ผ๐˜ฟ ๐™…๐˜ผ๐™€๐™‰๐™๐˜ฟ๐™„๐™‰  di  Bantarkawung, Brebes

Terbaru


Terpopuler

  1. Pelatihan Kerja Gratis dari BAZNAS DKI

    Wiwin Anastasia  di  Jakarta Pusat  |  3 Jul 2020
  2. Gempa M. 6,1 Guncang Jepara Jawa Tengah , Getaranya Terasa Sampai Sukabumi

    HumanityNews  di  Cikole, Sukabumi Kota  |  7 Jul 2020
  3. MOBIL TERTABRAK KERETA API DIPUCUK LAMONGAN

    Ulin Nuha  di  Pucuk, Lamongan  |  2 Jul 2020
  4. Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat Ibadah

    Hendra Gilang  di  Jakarta Pusat  |  1 Jul 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Pelatihan Kerja Gratis dari BAZNAS DKI

    Wiwin Anastasia  di  Jakarta Pusat  |  3 Jul 2020
  2. 2
    Komentar

    Hubungi Pak Syamsul Untuk Cuci Mobil Panggilan Wilayah Jaksel

    Widya Sari  di  Kebayoran Baru, Jakarta Selatan  |  7 Jul 2020
  3. 1
    Komentar

    Pengumuman 20 Pemenang Survey COVID-19

    AtmaGo  di  Jakarta Pusat  |  4 Jul 2020
  4. 0
    Komentar

    Benarkah Bawang Putih Dapat Turunkan Risiko Kanker?

    ๐™ˆ๐™Š๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐™ˆ๐˜ผ๐˜ฟ ๐™…๐˜ผ๐™€๐™‰๐™๐˜ฟ๐™„๐™‰  di  Krembangan, Surabaya  |  6 Jul 2020