Perjuangan PKL Kota Semarang

21224 medium screenshot 2018 02 05 16 02 42 386 com.miui.gallery

Senin 5 Februari 2018

PKL Taman KB Batal Direlokasi

Salam Perjuangan !!!
Penggunaan dana Corporate Social Responsbility (CSR) dari Djarum Foundation guna membangun Taman Menteri Supeno atau lebih dikenal dengan taman KB menjadi Taman Indonesia kaya, telah dilakukan peletakan batu pertama sejak November 2017. Belakangan menimbulkan polemik dimasyarakat tatkala pembangunan taman tersebut mengharuskan para PKL yang sejak tahun 2011 telah menempati shelter-shelter permanen yang berada melingkari Taman KB untuk segera meninggalkan shelternya pada awal Februari 2018.

Perintah untuk meninggalkan shelter sebagai imbas dari pembagunan taman tidak dibarengi dengan solusi yang jelas terkait fasilitas dan lokasi yang akan ditempati para PKL ketika pindah dari shelter yang ditempati saat ini. Menyikapi kondisi demikian, para PKL yang tergabung dalam Paguyuban PKL Taman KB bersatu telah berusaha untuk melakukan komunikasi dengan pihak Dinas Perdagangan dan juga mengirimkan surat permohonan audiensi terhadap Walikota Semarang guna mendapatkan kejelasan informasi terkait kepindahan dan lokasi serta fasilitas yang akan disediakan oleh pemerintah Kota Semarang, jika PKL hendak dipindah dari lokasi shelter di taman KB. Meskipun permintaan audiensi tersebut belum dapat dipenuhi oleh Walikota Semarang.

Lantaran tidak kunjung mendapatkan penjelasan, Paguyuban PKL Taman KB bersatu telah sampai menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Walikota Semarang pada hari Senin tanggal 29 Januari 2018. Pada saat aksi tersebut Kepala Dinas Perdagangan berjanji akan memaparkan konsep relokasi Taman KB pada esok harinya.
Pada Selasa, 30 Januari 2018, janji Dinas Perdagangan untuk memaparkan konsep relokasi tak terpenuhi. Pertemuan yang di gelar di Kantor Kelurahan Peleburan tersebut yang juga dihadiri perwakilan Djarum Foundation serta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang tidak menghasilkan apa-apa terkait konsep relokasi.

Lantaran masih belum ada kejelasan, pihak Dinas Perdagangan akhirnya kembali menjadwalkan pertemuan pada hari Jumat tanggal 2 Februari 2018, dengan agenda pemaparan konsep Taman Indonesia Kaya oleh kontraktor dari pihak Djarum Foundation, sekaligus juga pengambilan keputusan terkait tempat relokasi yang nantinya akan ditempati oleh para PKL taman KB.

Pada Jumat,2 Februari 2018 sekitar Pukul 20:00 WIB, Dinas Perdagangan Kota Semarang menggelar pertemuan sebagaimana dijanjikan pada pertemuan sebelumnya. Tetapi ditengah pertemuan itu Kepala Dinas Perdagangan menyampaikan bahwa ternyata pembangunan yang akan dilakukan oleh pihak Djarum Foundation hanyalah pada bagian taman yang berada tepat dibelakang shelter-shelter PKL. Sehingga dengan demikian para PKL untuk beberapa bulan kedepan masih dapat terus berjualan. Artinya relokasi terhadap PKL Taman KB batal dilaksanakan. Jikapun nanti akan diadakan relokasi, maka akan dikomunikasikan kembali kepada PKL Taman KB.

Meskipun PKL masih dapat berjualan sebagaimana biasanya hingga ada konsep (jika nanti direncanakan) relokasi, namun si satu sisi ini menunjukkan ketidaksiapan Pemerintah Kota Semarang dalam pembangunan. Buruknya perencanaan pembangunan ini dengan segala ketidakjelasan infromasinya telah menyebabkan PKL Taman KB tidak nyaman berjualan dalam rentang hampir satu bulan. Untuk itu, kami menghimbau:
1. Agar Pemerintah Kota Semarang melakukan perencanaan yang baik dalam setiap pembangunan yang dijalankan agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat
2. Jika dampak pembangunan mengharuskan adanya relokasi, maka harus ada jaminan relokasi yang layak dan dilakukan dengan partisipatif

Narahubung : Herdin 081342555328
Sudah dilihat 72 kali

Komentar