PERINGATI HARI ANTI TAMBANG 29 MEI, FRONT RAKYAT TOLAK TAMBANG SULTENG TUNTUT BEKUKAN ESDM

29 May 2019, 16:56 WIB
4 0 43
Gambar untuk PERINGATI HARI ANTI TAMBANG 29 MEI, FRONT RAKYAT TOLAK TAMBANG SULTENG TUNTUT BEKUKAN ESDM
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Front Rakyat Tolak Tambang tengah melaksanakan aksi di Depan Dinas ESDM Kota Palu sebagai bentuk memperingati hari anti tambang yang jatuh pada tanggal 29 mei.

Dalam aksinya, Moh. Taufik selaku Korlap mengatakan bahwa fakta hari ini di Sulteng yang memiliki luas 6.184.100 Ha, kini dikuasai 324 Izin Usaha Pertambangan (IUP) Minerba, 2 Kontrak Karya (KK) dengan total luasan 2.128.361,43 Ha atau 34,4% menguasai luas wilayah Provinsi Sulteng. Ditambah lagi dengan 4 blok migas dengan luas 905.998 Ha atau 14,6% menguasai luas wilayah Provinsi Sulteng yang menyebar di hampir seluruh Kabupaten.

Semua angka diatas lahir karena keputusan dari Kementrian ESDM dan Dinas ESDM yang ada di Daerah. Dibalik angka ini, terkubur dalam-dalam kesengsaraan rakyat. Tuturnya.

Disamping tuntutan untuk membekukan ESDM Sulteng, FRTT juga menuntut : 1) Tolak Tambang Diwilaya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. 2) Menolak Rekontrusi PLTU Panau. 3) Cabut dan Moratorium Izin Tambang di Sulteng. 4) Segera Laukan Pengendalian dan Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3 PLTU Panau.

  Komentar untuk PERINGATI HARI ANTI TAMBANG 29 MEI, FRONT RAKYAT TOLAK TAMBANG SULTENG TUNTUT BEKUKAN ESDM

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!