Perceraian Di Lamongan Meningkat Tajam, Ini Pemicunya

Header illustration
Tingkat perceraian di Lamongan tergolong sangat tinggi, pemicu perceraian ternyata faktor ekonomi.
Sementara tingkat pengajuan perceraian didominasi oleh kaum hawa atau cerai gugat.
Sedangan pengajuan cerai talak (pengajuan oleh laki - laki, red) jumlahnya separuh dari pengajuan cerai gugat.
"Pengajuan perceraian kebanyakan dilatar belakangi karena faktor ekonomi,"ungkap Adnan Kohar kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (16/11/2016).
Tercatat untuk cerai gugat, yakni yang diajukan oleh istri, pada Oktober 2016 saja ada sebanyak 139 pengajuan.
Kalau ditambah bulan sebelumnya, yakni September sebanyak 372, totalnya mencapai 511 permohonan cerai gugat.
"Yang sudah diputus Pengadilan Agama sebanyak 140 gugatan,"kata Adnan Kohar kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Jika dibanding pengajuan cerai talak, jumlah cerai gugat memang lebih tinggi. Itu artinya kaum hawa di Lamongan lebih mendominasi mengajukan gugatan untuk bercerai.
Apa yang diungkapkan Adnan Kohar itu memang cukup beralasan, sebab sesuai faktanya, untuk cerai talak yang masuk pada September - Oktober 2016 hanya berjumlah 298.

Komentar