Percepat Penanganan Pascagempa M 7,2, BNPB Kerahkan Sumber Daya

67284 medium percepat penanganan pascagempa m 7 2  bnpb kerahkan sumber daya
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sumber daya, baik personel dan bantuan logistik, untuk percepatan penanganan pascagempa M 7,2 di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

BNPB mengerahkan helikopter Mi-8 untuk distribusi logistik bantuan. Bantuan yang dimobilisasi untuk penanganan pascagempa berupa:

1. Perlengkapan sekolah 130 Paket
2. Matras 30 Lembar
3. Tikar 20 Lembar
4. Sandang 75 Paket
5. Paket perlengkapan keluarga 25 Paket
6. Selimut 40 Lembar
7. Tenda Gulung 20 Paket
8. Lauk Pauk 204 Paket
9. Makanan siap saji 114 Paket
10. Makanan tambahan gizi 120 Paket
11. Paket perlengkapan bayi 30 Paket
12. Paket kebersihan keluarga 20 Paket
13. Paket rekreasional 30 Paket
14. Sarung Dewasa 29 Lembar
15. Karung 250 Lembar

Data BPBD Provinsi Maluku Utara hingga 17 Juli 2019 mencatat rumah rusak berat 1.061 unit, rusak sedang 1.412 unit, sedangkan fasum rusak RB 78 dan rusak ringan 39 unit. Kerusakan terbesar berada di Kecamatan Gane Barat Selatan dengan 542 unit RB, Kepulauan Joronga 287, Gane Barat 203, Gane Timur Selatan 116, Bacan Timur Tengah 72, Bacan Timur Selatan 8, dan Bacan Timur 2.

BPBD mencatat 73 desa di 11 kecamatan terdampak akibat gempa yang terjadi pada pukul 16.10 WIB tersebut. Tidak hanya kerusakan, tetapi juga korban meninggal dunia, luka-luka maupun pengungsian. Ke-11 kecamatan tadi adalah Bacan, Bacan Timur, Bacan Timur Tengah, Bacan Timur Selatan, Gane Barat Selatan, Gane Barat, Bacan Barat, Gane Barat Utara, Kepulauan Joronga dan Gane Timur Tengah. Hanya Kecamatan Bacan Barat yang teridentifikasi terdampak minor yaitu 3 unit fasum rusak berat.

Data BPBD Provinsi Maluku Utara per 17 Juli 2019 mencatat 13.250 KK atau 53.076 jiwa mengungsi. Pengungsian tersebar di 10 kecamatan. Sementara itu, korban luka berat 32 orang dan luka ringan 97. Terkait dengan korban meninggal dunia (MD), sebelumnya diberitakan berjumlah 6 orang, BNPB telah melakukan konfirmasi dengan posko terhadap kepastian jumlah korban tersebut. Hasil konfirmasi menjelaskan bahwa menyebutkan ada satu korban dengan dua nama yg berbeda. Setelah selesai pendataan ulang korban MD, rilis posko mencatat 5 korban MD sebagai berikut:

1. Saimah mustafa (P/90), warga Desa Nyofifi, Bacan timur.
2. Asfar Mukmat (L/25), warga Desa Gane Dalam, Gane Barat Selatan.
3. Aina amin (P/58), warga Desa Gane Luar, Gane Timur Selatan.
4. Biji Siang Kale (P/63), warga Desa Gane Luar, Gane Timur Selatan.
5. Sagaf Girato (L/50), warga Desa Yomen, Jorongga

Sumber: Humas BNPB
Sudah dilihat 28 kali

Komentar