Perbandingan Titik Panas Karhutla Tahun ke Tahun

26 August 2019, 23:43 WIB
1 0 241
Gambar untuk Perbandingan Titik Panas Karhutla Tahun ke Tahun
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dalam skala besar terjadi tahun 1982-1983, 1991, 1994, 1997-1998, 2006 dan 2015. Kerusakan yang diakibatkan oleh bencana kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 lalu seluas 2,61 juta ha hutan dan lahan terbakar dengan kerugian ekonomi mencapai Rp 221 triliun.

Upaya penanggulangan perlu diawali dengan mengetahui lokasi terjadinya kebakaran dan menganalisis penyebab kebakaran hutan dan lahan. Tahun 2016, upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan dapat dikatakan berjalan baik yang ditunjang dengan cuaca yang mendukung dengan curah hujan yang relatif tinggi dan merata di sepanjang tahun.

Dengan berbagai kebijakan dan upaya seperti di atas, hasilnya bisa dirasakan masyarakat terutama di daerah rawan. Indikatornya dapat terlihat dari penurunan hotspot dari tahun ke tahun, dan berkurangnya luasan lahan terbakar, terutama kawasan gambut. Penurunan jumlah hotspot tahun 2018 dibandingkan tahun 2015 mencapai 82,14% (Satelit NOAA) atau 94,58% (Satelit Terra Aqua).

Dengan adanya corrective action terutama pada penetapan status kesiagaan dan keterlibatan lintas instansi, terjadi pengurangan jumlah hari status tanggap darurat karhutla. Bahkan sepanjang tahun 2016-2018, Indonesia tidak mengalami status darurat akibat karhutla. Luas area terbakar berkurang, menurun hingga 92,5%. Dari 2,6 juta ha di tahun 2015 menjadi 194,757 ha di tahun 2018.

Citra satelit pemantau Hotspot di Indonesia adalah citra satelit NOAA-18 (National Oceanic and Atmospheric Administration) yang diwakili oleh ASMC (ASEAN Specialised Meteorological Centre) dan TERRA/AQUA (NASA) Satellit MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer). Kedua citra satelit tersebut selain digunakan untuk pemantauan cuaca juga dapat mendeteksi titik panas atau sering disebut dengan Hotspot karena kedua Satellit tersebut memiliki band Inframerah Dekat (NIR) sehingga Hotspot digambarkan dalam warna piksel Merah (Red Piksel).

Sumber: Indonesia Baik (Kemenkominfo RI)

  Komentar untuk Perbandingan Titik Panas Karhutla Tahun ke Tahun

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. New Normal Starter Pack

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Cibeurum, Sukabumi Kota  |  30 May 2020
  2. Warga RW 22, Mergangsan Kidul Sulap Selokan Jadi Lahan Budidaya Ikan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Jun 2020
  3. Penyakit Cengkal

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kalipuro, Banyuwangi  |  30 May 2020
  4. Menkeu: Bansos Diperpanjang Sampai Desember dan Disalurkan Tunai

    Diro Marpaung  di  Jakarta Pusat  |  4 Jun 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    KAMPUNG UJUNG BERBENAH SAMBUT NEW NORMAL

    Ayu Darwiyanti  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  31 May 2020
  2. 3
    Komentar

    TIDAK PERLU AJARI KAMI NEW NORMAL, SUDAH BIASA BOSCU

    Dhani Rama  di  Palu Kota  |  1 Jun 2020
  3. 2
    Komentar

    Lowongan Kerja Barista di Menteng Jakpus dan BSD Tangerang

    Gibran Waluyo  di  Serpong, Tangerang Selatan Kota  |  3 Jun 2020
  4. 2
    Komentar