Penjelasan Kenaikan Tarif Listrik

Header illustration
PLN (Perusahaan Listrik Negara) sudah memangkas subsidi sebagian pengguna listrik 900 VA. Akibatnya, warga yang tidak terdaftar dalam data pengentasan kemiskinan pun semakin terbebani hidupnya.

Awalnya, tarif listrik 900 VA Rp. 600 per kWh, sekarang naik menjadi Rp. 1.400, atau naik Rp. 800. Bukan hanya itu, PLN juga menerapkan tarif adjustment yang bisa berubah sewaktu-waktu tiap bulannya.

Saat ini tercatat ada 46.598 warga sebagai penerima subsidi warga miskin sesuai data tim penanggulangan kemiskinan. Selain jumlah tersebut, warga tidak mendapat keringanan.

Pemangkasan subsidi PLN masih akan berlanjut, yaitu listrik 450 VA. Kemungkinan besar, kenaikan harga akan dilaksanakan tahun depan.

Masalah besar dari penaikan harga tarif listrik ini adalah tidak dibarengi dengan kenaikan penghasilan warga. Pendapatan warga tidak berubah, sementara biaya kehidupan terus meningkat, akibatnya, beban kehidupan pun semakin meningkat. Pemerintah harus memikirkan hal ini.
Sudah dilihat 81 kali

Komentar