Penggunaan Obat di bulan Puasa

10 May 2019, 18:25 WIB
3 0 210
Gambar untuk Penggunaan Obat di bulan Puasa
Dalam bulan puasa pola makan dan minum berubah, maka tentu saja akan merubah pola kita minum obat ketika menderita suatu penyakit.
Di hari hari biasa di luar bulan puasa kita leluasa minum obat dalam 24 jam akan berubah di bulan puasa menjadi hanya 10,5 jam dalam sehari.

Pertanyaannya, Bagaimana cara minum obat agar efek terapinya optimal?

caranya konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis, mintalah resep obat yang diminum sekali atau dua kali. Secara umum obat yang diminum sekali ; diminum saat makan sahur atau saat berbuka. Dan obat yang diminum dua kali ; diminum saat sahur Dan saat Berbuka.

Bagaimana dengan obat yang diminum sebelum dan sesudah makan?

Jika ada obat yang harus diminum sebelum makan sebaiknya diminum 30 menit sebelum sahur atau makan malam/besar

Jika ada obat yang harus diminum sesudah makan, maka sebaiknya di minum 5 -10 menit sesudah makan besar. dan jika ada obat yang diminum tengah malam setelah makan, usahakan makan roti atau nasi sedikit sebelum minum obat.

Berikutnya ternyata tidak semua obat membatalkan puasa, kira kira obat apa saja?
1. obat yang diserap melalui kulit seperti salep, krim gel dan plester
2. obat yang diselipkan di bawah lidah misalnya nitrogliserin untuk angina pektoris
3. obat obat yang di suntikan melalui kulit, otot, sendiri dan vena. kecuali pemberian makanan melalui intravena.
4. obat tetes mata, hidung atau telinga
5.obat kumur sejauh tidak tertelan
6. obat asma berbentuk inhaler
7. pemberian gas oksigen dan anastesi
8. suppositoria.
( kedelapan obat ini berdasarkan hasil kesepakatan ulama dan ahli medis di Maroko tahun 1997)

semoga informasi ini bermanfaat

#RamadhanBerkah #AtmaGoNTB

  Komentar untuk Penggunaan Obat di bulan Puasa

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!