Pengelola Minta Program Pendidikan Non Formal di Rusun Pulogebang

Warga AtmaGo  di  Cakung, Jakarta Timur
12 October 2016, 14:16 WIB
12 0 358
Gambar untuk Pengelola Minta Program Pendidikan Non Formal di Rusun Pulogebang
Pengelola Rumah Susun (Rusun) Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur berharap dibukanya kegiatan belajar mengajar (KBM) Paket A, B dan C. Dengan begitu, anak-anak warga rusun yang putus sekolah dapat melanjutkan pendidikan.

Kepala Unit Pengelola Rusun Pulogebang, Ageng Darmintono mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendataan jumlah anak-anak yang putus sekolah. Hasil pendataan sementara, di Rusun Pulogebang terdapat 25 orang putus sekolah dan di Rusun Komarudin ada 30 orang yang putus sekolah. Usia mereka antara 11 - 20 tahun.

"Kebanyakan putus karena alasan ekonomi. Kami ingin warga rusun dapat menikmati pendidikan dan memiliki ijazah," katanya, Senin (10/10).

Menurut Ageng, pihaknya sudah melakukan pendataan dan hasilnya ada sekitar 50 warga yang mau mengikuti pendidikan paket A, B dan C.

Sebab untuk pendidikan Paket A, B dan C ini tidak hanya untuk anak-anak. Namun mereka yang telah dewasa juga berhak mengikuti program tersebut hingga mendapatkan ijazah.

Pihaknya sudah koordinasi dengan Sudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah I. Usulan ini sudah disetujui dan rencananya pendidikan Paket A, B dan C akan dipusatkan di Rusun Pulogebang.

Sumber: Berita Jakarta

  Komentar untuk Pengelola Minta Program Pendidikan Non Formal di Rusun Pulogebang

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bupati Ancam Pecat Kadus dan Kaling Minim Pengawasan Kebersihan

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  6 Jan 2020
  2. PEREMPUAN TANGGUH PERINA

    @ichaq_rasyid  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  5 Jan 2020
  3. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  4. Organisasi Mahasiswa Daerah Melakukan Aksi Galang Dana Peduli Banjir Bekasi

    Abdul Malik Fajar  di  Bekasi Kota  |  4 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA (Diklat PMI)

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA (DIKLAT PMI)

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    PULAU TABUHAN AKHIRNYA RESMI DISEWAKAN KE PERUSAHAAN SINGAPURA

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Wongsorejo, Banyuwangi  |  15 Jan 2020