Pemprov DKI Imbau Panitia Kurban Tidak Gunakan Kantong Kresek Hitam

29648 medium raw meat
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup mengimbau agar seluruh panitia Idul Adha tidak menggunakan kantong plastik kresek hitam pada saat pembagian daging kurban.

Panitia kurban diimbau untuk menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti daun pisang, daun talas, besek bambu atau bahan ramah lingkungan lainnya yang mudah dijumpai di Jakarta.

Kantong kresek hitam merupakan hasil dari proses daur ulang sampah plastik dan mengandung zat karsinogen (zat yang bisa menyebabkan kanker) yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, plastik kresek juga membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alamiah.
Kantong plastik kresek berwarna, terutama hitam, kebanyakan merupakan produk daur ulang. Dalam proses daur ulang tersebut, riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, atau bahkan limbah logam berat. Selain itu, dalam proses tersebut ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahaya bagi kesehatan.

Pada tahun 2009, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah merilis peringatan publik tentang bahaya kantong plastik kresek hitam pada tahun 2009.

Namun, jika terpaksa menggunakan wadah plastik karena bahan pembungkus alamiah sulit ditemukan di Jakarta, warga dapat menggunakan kantung plastik biodegradable ramah lingkungan.

Pemprov DKI Jakarta sedang menggalakkan program pembatasan penggunaan kantong plastik di Ibukota bersama komunitas-komunitas peduli lingkungan.

Sumber:http://jakarta.tribunnews.com
Sudah dilihat 25 kali

Komentar