Pemkot Bogor Unggulkan Program Wisata Kuliner Gaet Wisatawan

58040 medium dom 1554117011
Oleh :Fira Nursyabani

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, mengatakan wisata kuliner menjadi program unggulan untuk menarik wisatawan datang ke Kota Bogor.

"Ke depan setiap Kecamatan harus ada pusat kuliner, sehingga tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan saja," kata Shahlan, Rabu (10/4/2019).

Menurut Shahlan, target kunjungan wisatawan datang ke Kota Bogor mencapai 25% dari target pencapaian 10%. Artinya sekitar 7.900 wisatawan berkunjung ke Bogor setiap tahun.

Ia mengatakan kuliner yang di pasarkan adalah makanan ciri khas Bogor yang selama ini dikenal di masyarakat luas hanya beberapa varian saja. "Padahal banyak varian makanan khas Bogor, diantaranya toge goreng, laksa, soto mie, lapis sangkuriang, roti unyil, ada juga asinan Bogor," kata Shahlan.

Menurutnya, Disparbud Kota Bogor mempunyai komunitas binaan Paguyuban Kuliner Kreatif Kota Bogor (Pakurnabo) yang menciptakan menu makanan baru di Kota Bogor.

Dalam kesempatan yang sama Dosen Politeknik Sahid Jakarta, Budi Setiawan, mengatakan pariwisata tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada dukungan dari berbagai pihak terkait. "Menteri pariwisata mencanangkan yang di sebut Pentahelix," kata Budi usai acara workshop tentang akselerasi pariwisata di Kota Bogor.

Unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan. Menurut Budi, salah satu yang paling menonjol adalah bagaimana akselerasi periwisata dilakukan melalui strategi komunikasi pemasaran terpadu atau Integrated marketing communications (IMC).

"Promosi melalui digital media sosial atau media elektronik, itu sangat penting untuk di viralkan," katanya.

Saat ini, kata Budi perusahaan-perusahaan besar bisa terkalahkan dengan adanya perusahaan yang dikendalikan melalui online. Ia berharap masyarakat Bogor bisa memanfaatkan konsep pemasaran melalui IMC, sehingga produk-produk yang dipasarkan bisa lebih cepat dikenal oleh masyarakat luas.

Sudah dilihat 28 kali

Komentar