Pembangunan Bundaran di Jl Penggilingan Tertunda

warga di sekitar Anda di Kramat Jati, Jakarta Timur
5358 medium pembangunan bundaran di jl penggilingan tertunda
Usulan pembangunan bundaran di Jalan Raya Penggilingan, tepatnya di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur tertunda. Sebab lahan yang ada sangat sempit sehingga butuh pembebasan lahan.

Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Priyanto mengatakan, pembuatan bundaran di depan kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur belum bisa dilakukan.

“Lahannya sangat sempit, sangat tidak mungkin dibuat bundaran jalan. Harus ada pembebasan lahan. Tapi kita tidak ada program pembebasan lahan,” kata Priyanto, Senin (11/7).

Wacana pembangunan bundaran ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2008 lalu. Karena ada benturan lahan maka belum ada rencana lagi. Perlu ada pembahasan khusus yang melibatkan lintas sektor. Semua unit terkait harus ikut membahas wacana pembangunan bundaran jalan di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu.

Demikian halnya pembuatan putaran jalan atau U Turn di depan kantor wali kota, tidak bisa dilakukan. Sebab saat ini sudah ada halte bus Transjakarta. Bahkan jika dibangun U Turn hanya akan memicu kemacetan arus lalu lintas. Putaran jalan sangat tepat berada di bawah kolong Flyover Pulogebang.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengusulkan agar dibangun bundaran jalan di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Kemudian U Turn di depan kantor wali kota. Usulan ini terkait dengan dioperasikanya Terminal Pulogebang. Dimana nantinya banyak angkutan umum melintas di Jalan Soemarno, Jalan Raya Penggilingan dan Jalan I Gusti Ngurah Rai. Hal ini dikhawatirkan akan memicu terjadinya kemacetan parah.

“Harus ada bundaran jalan di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Kalau tidak maka lalu lintas akan krodit. Karena banyak angkutan umum melintas di Jalan Soemarno,” tandas Bambang.

Sebelum dioperasikannya Terminal Pulogebang lalu lintas di kawasan itu sudah macet total. Tentunya akan semakin semrawut jika semua angkutan melintas di Jalan Soemarno, untuk menuju Terminal Pulogebang. Sementara kondisi jalan itu sangat sempit.
Sudah dilihat 99 kali

Komentar