Pelestarian Budaya Melalui Gladhen Sesorah Basa Jawa

26180 medium post 35387 c8d75d4c 2ec0 4160 b4e0 da67a73dd556 2018 05 31t02 28 13.880 07 00 26181 medium post 35387 97615d03 1bbe 426f bb69 0e0d7dd84e14 2018 05 31t02 28 15.402 07 00 26182 medium post 35387 a30dc151 fdbd 4478 8886 59799782bf48 2018 05 31t02 30 12.805 07 00 26184 medium post 35387 86472eb0 ed09 4adc 9559 680cd192527d 2018 05 31t02 31 40.108 07 00 26185 medium post 35387 a375ec8b ab06 48b2 85c7 6a178dbe3269 2018 05 31t02 32 34.037 07 00
Sendangsari (30/05) Kampung Wisata Bantala Abyudaya Kroco bekerjasama dengan Pendamping Desa Budaya Sendangsari mengadakan acara "Gladhen Sesorah Basa Jawa" atau Pelatihan Basa Jawa untuk masyarakat Pedukuhan Kroco. Pembicara dari acara tersebut adalah Angger Sukisno presenter acara Saba Desa di TVRI Yogyakarta. Pelatihan dimulai pukul 13.00 WIB bertempat di Joglo Bantala Abyudaya Pedukuhan Kroco dan dibuka oleh Pemerintah Desa Sendangsari Sugiyanto selaku Kaur Pendapatan mewakili Kepala Desa, selanjutnya diserahkan kepada Pendamping untuk memandu acara. Pelatihan ini dibagi menjadi 3 sesi, klerunologi, sesorah, dan busana mataraman. Peserta yang berjumlah 45 orang tersebut merupakan perwakilan tokoh masyarakat, RT, RW, PKK, Tokoh agama, dan Karang Taruna di Pedukuhan Kroco. Pembahasan menarik ketika sesi klerunologi, yaitu pembahasan bahasa-bahasa yang salah kaprah penggunaanya dalam MC Bahasa Jawa maupun Pidato Bahasa Jawa, masih banyak yang menggunakan kosa kata bahasa yang sebenarnya tidak pantas dan tidak pas penerapannya dalam acara. Sesi sesorah dan busana jawa mas Angger juga memperagakan pemakain busana jawa mataraman, membedakan corak dan motif batik Surakarta dan Yogyakarta, Jenis dan bentuk keris Surakarta dan Yogyakarta, serta memiru jarik. Selanjutnya para peserta diajak praktek mengenakan busana mataraman. "Acara ini sangat menarik, selain materi yang menjadikan tambahan wawasan untuk peserta tentang bahasa dan busana mataraman, pematerinya juga sangat kocak sehingga pertemuan kurang lebih 3 jam tersebut terasa masih kurang" tutur Sugiyanto yang merupakan ketua Kampung Wisata Kroco. Dukuh Kroco juga menyampaikan kepada mas Angger Sukisno agar Kampung Wisata bisa dipromosikan di acara Saba Desa TVRI Yogyakarta. Beliau juga akan segera menyiapkan semua item wisata di kampung wisata benar-benar siap. Harapan diadakan pelatihan ini memang selain salah satu pelestarian budaya bahasa jawa, juga mengedukasi anak-anak muda agar terus melestarikan bahasa jawa. (Red. SDW)
Sudah dilihat 208 kali

Komentar