Pelatihan PPRG Kabupaten Gunungkidul

1 0 152
Gambar untuk Pelatihan PPRG Kabupaten Gunungkidul
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Gunungkidul mengikuti Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsive Gender (PPRG) dalam Perubahan Iklim di Kabupaten Gunungkidul.

Pelatihan ini dilaksanakan atas kerjasama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, DP3AKBPMD Kab. Gunungkidul dan Friedrich Ebert Stiftung (FES) Indonesia. Pelatihan diikuti oleh Sub bagian/ perencanaan OPD di Kab. Gunungkidul serta berlangsung hingga Rabu (14/8).

Kepala DP3AKBPM&D Kab. Gunungkidul, Sujoko, S.Sos, M.Si pada saat memberikan materi serta membukaan pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam perubahan Iklim di Kabupaten Gunungkidul pada hari Senin (12/8).

Dikatakan lebih lanjut oleh Sujoko, S. Si, M. Si bahwa harapanya dari kegiatan pelatihan ini adalah bisa menghasilkan analisis gender yaitu Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) untuk program/kegiatan terkait mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Hadir sebagai narasumber pada kesempatan ini adalah Adam Bekti Nugroho, Kabid Kesetaraan Gender dalam IPTEK, Deputi PUG bidang Infrastruktur dan Lingkungan, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK Republik Indonesia), Ir. Tommy Herwanto, MP (Kepala Bappeda Kab. Malang) dan Sri Suhartantao, S. IP, M. Si (Kepala Bappeda Kab. Gunungkidul) dan Rina Juwianty, Direktur Friedrich-Ebert-Stiftung (FES) Indonesia.

Kabupaten Gunungkidul sendiri telah berupaya mendorong Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) terlihat dari dibentuknya kelembagaan PUG seperti Pokja PUG dan Focal Point Gender.

Perempuan terutama di masyarakat miskin paling rentan terhadap berbagai bencana yang disebabkan oleh naiknya permukaan dan suhu laut, serta kekeringan antara lain karena minimnya akses informasi, pengetahuan dan mobilitas. Kelangkaan Air di daerah pedesaan pada saat ini membuat kaum perempuan harus berjalan jauh atau mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapat air bagi keluarganya dengan resiko kesehatan dan kehilangan waktu. Ditambah lagi sampah dan limbah rumahtangga baik berupa padat maupun cair yang tidak terkelola baik akan memberi masalah kesehatan bagi perempuan dan anak-anak di rumah sehingga Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam upaya-upaya untuk mitigasi dan adaptasi perubahan Iklim perlu dilakukan secara sistematis dengan memahami perbedaan dampaknya pada perempuan maupun potensi perempuan mengatasinya.

  Komentar untuk Pelatihan PPRG Kabupaten Gunungkidul

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. "Daring Sosialisasi Peta Bencana.id disaat Pandemi"

    Saffanah Mubarok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  20 Nov 2020
  2. Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. Beritakan Lingkungan Sekitar, Pemuda Lamongan Adakan Kelas Jurnalisme Warga

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    The Secret of happiness

    Umi Hadiqotul Jannah  di  Jombang, Jember  |  21 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. 2
    Komentar

    GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    GESEKAN YANG POSITIF

    TOKHIDUL MIKBAR  di  Jatibarang, Brebes  |  21 Nov 2020