PELANDANG (KEARIFAN LOKAL)

17 October 2019, 13:25 WIB
1 0 477
Gambar untuk PELANDANG (KEARIFAN LOKAL)
“ PELANDANG “
(REWANG ACARA KEMANTENAN)
OLEH : FUAD EFFENDI

Tentu kita akan selalu mengingat tentang pepatah kuno yang selalu mengajarkan disetiap sendi kehidupan,salah satu pepatah tersebut adalah “Berat sama dipikul,ringan sama di jinjing”.Dari sinilah kehidupan masyarakat kita selalu mencoba berkiblat pada setiap ajaran,norma baik tertulis ataupun tidak tertulis.
Salah satu contoh bukti adalah saat acara pernikahan berlangsung,didalam acara tersebut komponen suksesnya acara tidak lepas dari namanya “PELANDANG”.Secara umum mungkin arti dari kata tersebut adalah kumpulan dari beberapa orang yang membantu dikegiatan acara resepsi pernikahan,baik mempersiapkan konsumsi,peralatan dll.Semua yang menyangkut tentang terselenggaranya acara tersebut tak lepas dari peranan “PELANDANG”
Diwaktu dulu ruang lingkup dari “PELANDANG” hanyalah dari keluarga sendiri,tetapi dengan berkembangnya jaman dan intensitas kearifan lokal,ruang lingkup menjadi semakin meluas,dari ruang lingkup keluarga bisa ditambah dari teman,dan juga tetangga.Semua menjadi satu bagian dan juga satu tujuan demi suksesnya acara resepsi tersebut.
Dari sinilah nilai lebih peranan “PELANDANG” menjadi keharusan untuk selalu diutamakan juga diperhatikan kekompakannya serta tidak boleh melupakan keberadaan mereka.Tanpa keberadaan dari mereka sangatlah sulit untuk menjadi sukses pada acara resepsi pernikahan tersebut.
Dari sinilah setidaknya sebuah kearifan lokal bisa menjadi sebuah kebutuhan yang berlanjut jika masyarakatnya selalu sadar akan arti dan fungsi dari keberadaan sebuah kearifan lokal tersebut.
Lamongan,07 Oktober 2019

  Komentar untuk PELANDANG (KEARIFAN LOKAL)

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020
  3. KOMUNITAS BELAJAR MADANI SOLO (KOMBES) terbentuk!

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  22 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 15
    Komentar

    Royongan Komposter

    Narumi Akana  di  Wonosobo  |  27 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 4
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar

    Boomingkan Literasi, TBM AL-LATIF Berkolaborasi dengan KKN UIN SMH Banten 2020

    @leo_ikals  di  Mandalawangi, Pandeglang  |  18 jam lalu