Pasigala Centre Kritik Pendekatan JICA

8 March 2019, 12:25
6 0 173
Gambar untuk Pasigala Centre Kritik Pendekatan JICA
Palu-Pasigala Centre kritik pendekatan desain rehabilitasi dan rekonstruksi serta detail tata ruang Sulawesi Tengah oleh Japan Internasional Coorperate Agency (JICA) yang hanya fokus pada tiga dimensi kebencanaan dalam analisis tekhnis konstruksi penilaian resiko bencana.

"Kami sudah membaca overview rencana rehabilitai dan rekonstruksi wilayah lembah Palu oleh JICA, mereka hanya melihat tiga segi kebencanaan yakni tsunami, gempa bumi, dan Liquefaksi atau Nalodo, tetapi menghilangkan fakta longsor, downlift dan up lift," ujar Andika Sekjend Pasigala Centre.

Padahal kata Andika, fakta longsoran seluas kurang lebih 40 hektar di teluk Palu, down lift dan up lift menjadi resiko serius yang turut menyumbang kerugian, kerusakan dan korban jiwa yang tidak sedikit.

Menurut Andika, desain itu patut dipertanyakan relevansinya dengan konteks lembah Palu dari segi keamanan tekhnis. Jangan sampai kata dia, rencana rehab-rekon yang dibuat hanya memindahkan template infrastruktur bencana dari tempat lain.

"Aroma bisnis infrastruktur terlalu dominan, JICA kurang mendengarkan temuan ahli yang lain dalam menimbang rencana detail tata ruang dan rehab rekon, mereka hanya fokus pada templetnya sendiri," kata Andika.

Andika berharap, pelibatan akademisi lembah Palu, sejumlah ahli sejarah, dan masyarakat lokal menjadi penting untuk menyusun kerangka rehabilitasi dan rekonstruksi serta rencana detail tata ruang.

Andika mengusulkan tiga kerja penting yang harus dilakukan saat ini.

"Menurut kami tiga hal yang mendesak sekarang, pertama, kerangka rencana rehab rekon harus diuji secara tehknis dalam berbagai fakta dan temuan para ahli, selain JICA; Kedua, suara dan pengetahuan lokal harus disupremasi untuk menemukan solusi jangka panjang; Ketiga, seluruh desain project rekonstruksi harus menimbang suara penduduk lokal karena berkaitan dengan pemutusan masa depan warga secara permanen," tegasnya.

  Komentar untuk Pasigala Centre Kritik Pendekatan JICA

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!