Pasar Cipulir Banjir

2501 medium images%281%29
Air setinggi 30 sentimeter menggenangi PD Pasar Jaya Pasar Cipulir, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Sabtu (12/3). Aktifitas jual beli di pasar tersebut pun terhambat.

Pantauan Beritajakarta.com, sampai pukul 16.30 air tidak kunjung surut. Sebagian besar penghuni toko terlihat melindungi stok barang dagangan mereka, untuk kemudian diamankan ke tempat yang lebih tinggi. Sementara sampel barang dagangan dipasang di area parkir. Sebagian lagi memilih tidak berjualan dengan menutup toko mereka.

Ramli (38), pemilik toko di lantai dasar Pasar Cipulir mengatakan air mulai menunjukan tanda-tanda akan naik sejak pukul 08.00.

"Air Kali Pesanggrahan masuk lewat saluran air, terus yang dari jalan juga masuk ke sini. Puncaknya jam 11.00. Kalau sekarang segini-segini. Malah kayaknya pelan-pelan naik lagi nih. Toko saya di dalam, barang kita diamanin di tangga dan lantai satu semua ke atas," kata pria yang sudah 20 tahun berdagang di pasar tersebut.

Dikatakan Ramli, pasar yang sekarang sedang dalam tahap renovasi ini pernah tergenang hingga satu meter, namun semenjak dipasangi sheetpile di belakang pasar, sejak itu ketinggian air ini diperkirakan hanya 30-50 sentimeter.

"Kalau dulu ada setengah sampai semeter. Ini pasar sedang renovasi, belum kelar. Seharusnya kalinya dikeruk, didalamin lagi. Kalau begini aktivitas jualan jelas terganggu. Ini yang saya pindahin ke depan cuma contoh-contohnya (barang dagangan) aja," ungkap Ramli.

Ade (40), pedagang yang sudah 15 tahun berjualan di Pasar Cipulir ini mengatakan, dia mendapat informasi dari petugas keamanan dan pengelola pasar bahwa terjadi peningkatan status di Pos Kali Pesanggrahan.

"Toko terpaksa tutup, barang-barang sudah diamanin. Saya diinfoin sama satpam dan orang-orang PD Pasar Jaya.

Pokoknya pedagang di sini kalau sudah musim hujan sudah tahu, dan mulai diangkutin. Saya mending tutup aja. Kalau kayak gini kan orang males mau belanja," tandas Ade.
Sudah dilihat 227 kali

Komentar