Pallet, barang bekas bernilai jual tinggi.

62718 medium post 67921 80b05d78 d68e 4393 a318 4146c33c4952 2019 05 31t22 32 21.138 08 00 62720 medium post 67921 7e1ad868 a2b6 4329 823f c23dc2e696c4 2019 05 31t22 32 25.657 08 00 62719 medium post 67921 69e2f631 e8e3 4e9f b73f 8318bd794025 2019 05 31t22 32 23.367 08 00 62721 medium post 67921 c4580864 5cba 492d 856d 2610f9e82145 2019 05 31t22 32 27.842 08 00
Kreativitas, Salah satu syarat wajib untuk menjalani hidup. Dengan kemampuan ini, bahkan hal sederhana sekalipun dapat terlihat unik, antik dan berdaya jual tinggi.
Pallet, adalah alas untuk melapis bagian bawah barang yang biasanya kita jumpai pada pengiriman kargo besar. Hanya saja, setelah mengirim barang ini terkesan sia sia. Irwan Masyhuri atau kerap disapa "Ing" ini melihat celah untuk berkreasi dari barang sudah terpakai. Bermodal alat perkakas seadanya, dia mulai merintis bisnis ini beberapa tahun lalu.
"Seni adalah otentik, meski sudah banyak yg telah menggunakan pallet, tapi saya mempunyai ciri khas sendiri" jelas pria satu anak ini.
Ing menggunakan Cutter untuk setiap detail yang ia buat. Workshop rumahan yang beralamat di Terminal Pasar Pringgarata yang tergolong kecil tapi berisi segudang ide menarik.
Selain Pallet yang dipergunakan sebagai kursi dan meja zaman "now", Ing juga mengerjakan transfer Photo bermediakan Triplek.
Bekerja sama dengan Bank Sampah NTB dan membawa misi Reuse and Recycle, ia bertekad menggunakan barang bekas sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Ia juga tak pelit ilmu, dengan membuka pintu kepada siapa saja yang ingin belajar. "Silakan, datang. Semakin banyak yg bisa malah semakin banyak barang bekas di-recycle, kan?" katanya.
Ia juga sudah banyak mengirim barang ke banyak tenpat di Indonesia bahkan meng-ekspor ke luar negeri.
__ Iqbal Azhary __
Sudah dilihat 79 kali

Komentar