Paguyuban PKL Taman KB Demo di Depan Balai Kota Semarang Tolak Penggusuran

20959 medium img 20180129 wa0011
Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan orang dari Paguyuban PKL di Taman Menteri Supeno atau yang dikenal dengan Taman KB berkumpul di depan Balaikota Semarang, Jalan Pemuda No 148, Kota Semarang pada Senin (29/1/2018) pukul 10.00 WIB.

Aksi ini diikuti oleh para PKL Taman KB, PKL Segitiga Emas, PKL Simpanglima, mahasiswa, Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) dan orang-orang yang bersolidaritas terhadap masyarakat miskin di Kota Semarang.

Mereka dalam penyampaian aspirasinya meminta kejelasan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang khususnya Dinas Perdagangan Kota Semarang terkait nasib para PKL yang akan direlokasi setelah dimulainya pemugaran Taman KB menjadi Taman Indonesia Kaya, 1 November 2017 lalu.
PKL hari ini meminta kejelasan bagaimana relokasi tersebut dilakukan. Karena belum adanya kejelasan konsep dari pemugaran taman tersebut terhadap PKL yang membuat keresahan sendiri bagi mereka,” ujar Irnawati, seorang dari ILBHI - LBH Kota Semarang yang tergabung dalam aksi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Taman Menteri Supeno atau yang dikenal Taman KB di Mugassari Kota Semarang akan dipugar dan berganti nama menjadi Taman Indonesia Kaya yang dihibahkan Djarum Foundation kepada Pemkot Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) telah menandatangani nota kesepahaman dan melakukan groundbreakingpembangunan Taman Indonesia Kaya bersama President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono pada Rabu (1/11/2017) lalu.

Sementara itu, menurut Irnawati, rencana pemugaran taman tersebut baru diketahui oleh PKL pada pertengahan Januari 2018 melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang.

Informasi awal dari Dinas Perdagangan Kota Semarang kepada PKL menyatakan bahwa PKL harus pindah dari Taman KB pada awal Februari.

Kemudian para PKL ditawarkan untuk pindah di bahu jalan sekitaran Taman KB tepatnya di depan SMAN 1 Semarang, namun hal itu masih kurang bisa diterima.

Mengingat sangat besarnya potensi berkurang dan menghilangnya pendapatan bagi PKL di sana, mereka putuskan untuk melakukan menyampaikan aspirasinya sehingga mendapat kejelasan.

“PKL masih belum mengerti konsep pemindahan tersebut. Untuk lokasi yang ditawarkan, PKL telah hitung-hitung sendiri kesiapannya, namun hasilnya tetap tidak dapat menampung sekitar 48 PKL yang semula ada di Taman KB itu,” tambahnya.

Audiensi antara perwakilan PKL dan Pemkot Semarang telah dilakukan yang mana menghasilkan perjanjian untuk berunding pada Selasa (30/1/2018) malam

Sumber berita :
http://jateng.tribunnews.com/amp/2018/01/29/paguyuban-pkl-taman-kb-demo-di-depan-balai-kota-semarang-tolak-penggusuran?__twitter_impression=true
Sudah dilihat 132 kali

Komentar