Paguyuban Kalijawi menjadi Ruang untuk Perempuan Berpartisipasi Aktif dalam Pembangunan

37783 medium post 45646 5762a925 23d9 4cf3 b602 2a705dd985a8 2018 11 03t00 35 18.900 07 00 37784 medium post 45646 28edb22d 8870 428b b1b6 fa7f6e1d98a8 2018 11 03t00 35 19.500 07 00 37785 medium post 45646 bb730d42 6a0e 435a 9f08 88e6be1d49d9 2018 11 03t00 35 20.034 07 00
Diinisiasi oleh kelompok perempuan yang berada di pinggiran Sungai Gajahwong dan Sungai Winongo bersama Arkomjogja Paguyuban Kalijawi berdiri pada 15 Juli 2012 karena adanya persoalan yang sama di wilayah pemukiman bantaran sungai, seperti masalah tanah, sanitasi, ekonomi, kesehatan dan sampah. Data itu didapat dengan menggunakan metode pemetaan partisipatif yang dilakukan oleh warga difasilitasi Arkomjogja.
Paguyuban ini diharapkan mampu membuat perubahan yang lebih baik bagi anggotanya dalam pemenuhan hak dasar.
165 rumah terenovasi dalam jangka waktu 20 bulan menjadi program awal dengan menggunakan dana tabungan anggota yang digulirkan.
DPK (Dana Pembangunan Komunitas) yang saat ini memiliki kekayaan sekitar 700 juta menjadi lanjutan dana renovasi rumah yang berkembang sesuai kebutuhan anggota dan mampu menyelesaikan sebagian permasalahan anggota di bidang ekonomi dan sosial( pendidikan dan kesehatan)
Program peningkatan kapasitas untuk anggota yang sekarang sudah mencapai 300 orang dilakukan mengiringi program fisik karna Paguyuban Kalijawi meyakini bahwa penataan kampung itu bukan hanya penataan fisik saja, justru manusianya yang harus ditata dengan peningkatan kapasitas mereka agar terwujud permukiman nyaman dan masyarkat yang cerdas.
Paguyuban Kalijawi telah menjadi ruang bagi perempuan untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan yang selama ini menjadi bagian laki laki. #Paguyuban Kalijawi
Sudah dilihat 91 kali

Komentar