ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN JENIS BLAST SERANG 94 HEKTARE SAWAH DI SUBANG

35344 medium post 43864 c6468025 8aea 4ba2 96a7 c6a376bd1a2d 2018 10 11t15 35 18.316 07 00
Seluas 94 hektare tanaman padi di Kabupaten Subang, saat ini terserang Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) jenis Blas atau Pyricularia oryzae, yang terjadi di 6 Kecamatan. Terkait hal itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Asep Heryana mengungkapkan, ke 94 hektare tanaman padi yang terserang OPT Blas itu berada di Kecamatan Jalancagak, Cijambe, Cibogo, Patokbeusi, Pagaden, Pagaden Barat dan Kecamatan Dawuan, dengan Katagori serangan ringan, sedang dan berat. Jika melihat serangan OPT Blas tersebut kata Asep, serangan OPT jenis Blas ini, secara umum mewakili seluruh wilayah mulai dari wilayah Selatan, Timur, Barat, Tengah dan wilayah Pantura, karena pengaruh musim kemarau yang terjadi saat ini. Dari luas serangan OPT Blas tersebut menurut Asep, pihaknya terus melakukan pengendalian seluas 106 hektare, meski luas serangan yang sebenarnya hanya 94 hektare, karena jika tidak dikendalikan seperti itu, OPT Blas ini akan mengancam tanaman padi seluas 205 hektare yang berada di 6 Kecamatan itu. Selama musim kemarau ini diungkapkan Asep, sudah ada 7 jenis serangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi di seluruh wilayah Kabupaten Subang, mulai dari serangan hama tikus, virus kerdil rumput, dan kerdil hampa, wereng Batang coklat penggerek Batang, bakteri hawar daun, dan Blas, yang tentunya terus diupayakan pengendaliannya agar serangannya tidak merembet terhadap tanaman padi yang lainnya.
Sudah dilihat 33 kali

Komentar