Ombudsman Minta Bantuan Polisi Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi

28 February 2019, 11:05
0 0 84
Gambar untuk Ombudsman Minta Bantuan Polisi Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi
Oleh : Husnul Khatimah

CIBINONG, AYOBOGOR.COM—Kepala Ombudsman RI Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan, pihaknya akan meminta bantuan kepolisian dalam penanganan pencemaran Sungai Cileungsi di Kabupaten Boagor.

"Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Bareskrim Polri untuk meminta bantuan terkait penanganan tindak pidana pencemaran di sungai Cileungsi," ujar Teguh melalui sambungan telepon, Kamis (28/2/2019).

Teguh menuturkan, pelibatan polisi dalam penanganan pencemaran Sungai Cileungsi ini lantaran maladminitrasi lingkungan yang menjadi penyebab sungai tercemar dinilai sebagai tindak pidana.

"Maladminitrasi lingkungan bukan hanya berdampak pada perbaikan adminitrasinya tapi maladminitrasi di perizinan lingkungan itu tindak pidana. Karena itu, jika ditemukan perusahaan tanpa izin atau melakukan pembuangan limbah tanpa prosedur yang benar, itu harus diproses hukum," terang Teguh.

Di sisi lain, Teguh mengatakan, dalam penanganan pencemaran sungai Cileungsi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor akan menjadi leading sector yang akan dibantu oleh DLH Provinsi Jawa Barat dan Ditjen Penegakan Hukum KLHK terutama dukungan perbantuan PPLH.

Dalam upaya penanganan itu DLH, kata Teguh, telah membentuk tim gabungan melalui Surat Keputusan Bupati Bogor tentang Pembentukan Tim Gabungan Penanganan Pencemaran Sungai Cileungsi yang terdiri atas DLH Kabupaten Bogor, Sat Reskrim Polres Bogor, Kodim (TNI) Kabupaten Bogor, dan Dinas ataupun Instansi terkait lainnya.

"Dalam jangka waktu satu bulan, Tim Gabungan yang dipimpin oleh DLH Kabupaten Bogor akan menyusun rencana kerja bersama dan urgent action yang akan dilakukan terkait penanganan dan pencegahan pencemaran sungai Cileungsi," Kata Teguh.

Sejauh ini, lanjut Teguh, DLH Kabupaten Bogor telah menunjukkan progres yang baik terkait penanganan pencemaran. Utamanya setelah Ombudsman menyerahkan Laporan Akhir Hasil Putusan (LAHP) kepada DLH.

"Kami lihat proses penangan yang dilakukan sejauh ini dari 54 perusahaan yang melanggar 8 sudah diproses. Kami melihat ada progress yang baik sejak LAHP disampaikan," katanya.

  Komentar untuk Ombudsman Minta Bantuan Polisi Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!