ODF lawan warga Bekasi yang Buang Air Sembarangan

35310 medium images %2836%29
Sedikitnya ada 6 ribu Kepala Keluarga yang masih Buang Air Besar (BAB) sembarangan, data ini didapat dari Dinkes Kota Bekasi Rabu (10/10).
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Bekasi, Vevie Harawati mengatakan jikabdata ini bersifat dinamis.
"Kalau di Kota Bekasi untuk data yang kami punya yang masih BABs sekitar 6 ribu lebih, tapi datanya bersifat dinamis, artinya bisa berkurang atau bertambah," ucapnya
Maraknya Buang Air Besar (BAB) Sembarangan atau lebih dikenal BABs adalah bentuk kesadaran tentang kebersihan dan kesehatan yang lemah juga keadaan perekonomian yang lemah pula. Pasalnya BABs bukan hanya berdampak pada KK tersebut, KK yang ada di lingkunganya juga bakal kena dampaknya.
Dari banyaknya kelurahan dI Kota Bekasi. Baru 2 kelurahan yang siap lawan BABs tersebut, yakni Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, dan Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat. Kedua Kelurahan tersebut akan mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari BABs.
Diketahui Dinkes memiliki program pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dimana dalam penjelasan program ini akan dilakukan dengan cara sosialisai ke warga-warga.
"Mudah-mudahan ini (ODF) berlanjut ke wilayah lain, artinya mereka sadar bahwa ini penting, karena yang terdampak itu bukan hanya KK yang tidak punya jamban sehat, tapi masyarakat sekitarnya bisa terdampak buruk juga," tegasnya
Sudah dilihat 42 kali

Komentar