Normalisasi Sungai Ciliwung, Persoalan Mulai Dipetakan

34448 medium ciliwung
Oleh Husnul Khatimah, pada Sep 28, 2018 | 18:42 WIB
Normalisasi Sungai Ciliwung, Persoalan Mulai Dipetakan
Sungai Ciliwung. (Husnul Khatimah/ayobogor.com)
BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Komandan Korem 061/Suryakancana Kolonel Inf. Mohammad Hasan menelusuri Sungai Ciliwung mulai dari Baranangsiang hingga Sempur untuk mulai memetakan persoalan pencemaran sungai.

"Ini ikhtiar kita untuk normalisasi Ciliwung, sepanjang jalur ini kita mulai petakan persoalannya apa saja, sampahnya, Ipalnya, semuanya kita lihat," ujar Bima di sungai Ciliwung, Jumat (28/9/2018).

Dia menuturkan pemetaan persoalan ini dilakukan untuk mengetahui langkah apa yang akan dilakukan kedepannya baik jangka pendek, menengah, dan panjang untuk normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung.


Dalam jangka pendek pembersihan sampah akan menjadi fokus utama penanganan normalisasi sungai sebab berdasarkan pantauan terlihat jelas masih banyak sampah yang berserakan di beberapa titik sungai.

"Sekarang air sedang surut terlihat jelas genangan sampah di beberapa titik termasuk di dalam Kebun Raya. Jangka pendek aksi utama adalah pembersihan sampah nanti kantung sampah kita lihat mana yang harus dibersihkan kita bersihkan," kata Bima.

Kemudian lanjutnya usai penanganan jangka pendek dilakukan akan dibahas rencana aksi selanjutnya yang dikoordinasikan dengan semua pihak.

"Beberapa hari lagi kita undang semua untuk menyusun plant action pendek, menengah, panjang. Dalam hal ini kita kedepankan unsur warga seperti RT, RW, karang taruna dan lain sebagainya, seterusnya kita lihat dari kegiatan rencana dinas apa saja," tutur Bima.

Sementara itu, Mohammad Hasan mengatakan dalam upaya normalisasi Ciliwung ini TNI akan ikut terlibat diantaranya dalam pengawalan dan bahkan keterlibatannya akan diperjelas.

"Saya sudah tiga kali dipanggil ke Wantanas (Dewan Ketahanan Nasional) untuk ikut normalisasi Ciliwung dan perlibatan TNI akan diperjelas karena sekarang belum ada PP nya untuk mengatur pengawalan Ciliwung secara keseluruhan," kata Hasan.

Terkait pencemaran Ciliwung sendiri dia sepakat bahwa sampah harus segera ditangani meskipun Kota Bogor berada di tengah aliran Ciliwung bukan di hulu sungai.

"Saya dulu pernah bertugas di hulu dan sekarang di tengah namun sampah juga harus di atasi disini sama dengan di hulu," katanya.
Sudah dilihat 36 kali

Komentar