Nobar dan Diskusi Film Dokumenter "ASIMETRIS" di Terminal Coffee Bandung

23231 medium nobar   diskusi film 2 1
31 Mar
ASIMETRIS sebuah karya jurnalistik yang merupakan film dokumenter kesembilan dari Ekspedisi Indonesia Biru. Setelah menempuh perjalanan 14.000 kilometer menggunakan sepeda motor, videografer Dandhy Laksono dan Suparta Arz tiba di Kalimantan, yang sedang berada di puncak tragedi kabut asap. Keduanya mencari tahu dan merekam apa sesungguhnya penyebab bencana lingkungan yang berdampak pada 69 juta jiwa manusia itu. Salah satu sorotannya adalah kepada industri perkebunan kelapa sawit yang luasnya kini mencapai 11 juta hektar atau hampir sama dengan luas pulau Jawa. Selain Kalimantan, kisah yang diangkat juga meliputi Sumatera hingga Papua tengah menghadapi masuknya perkebunan komoditas dunia itu. Film yang berdurasi 68 menit ini tak hanya melihat lebih dekat bagaimana dampak industri perkebunan penghasil devisa terbesar itu bagi masyarakat dan lingkungan, juga menyuguhkan bagaimana pengaruh industri ini dalam pemerintahan, aparat keamanan, hingga kalangan media. Bahkan terhadap diri kita dari kamar mandi, dapur, sampai kendaraan. Film ini juga melihat bagaimana dukungan lembaga-lembaga keuangan global dan siapa saja yang sesungguhnya paling diuntungkan, selain 16 juta rakyat Indonesia yang memang ikut menggantungkan hidupnya pada industri ini. Belum nonton ASIMETRIS? Warung Imajinasi bersama ATMAGO mengadakan acara nobar dan diskusi film dokumenter ASIMETRIS di Terminal Coffee (Jalan Sukajadi no. 39, Sukajadi, Bandung)hari Sabtu tanggal 31-03-18, dimulai dari jam 3 sore sampa dengani selesai. Film ini tidak tayang di bioskop! Terbuka untuk umum dan acara ini gratis. Yang di Bandung dan sekitarnya silahkan merapat. TEMPAT TERBATAS. Konfirmasi kehadiran harap menghubungi 0818-930-638. Di tengah kultur kota yang membentuk manusia-manusia individualis, adakah yang lebih berharga daripada menonton film -yang amat reflektif- dan diskusi setelahnya bersama orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama?
31 Mar 03:00 PM to 31 Mar 12:00 AM

Detail Acara

ASIMETRIS sebuah karya jurnalistik yang merupakan film dokumenter kesembilan dari Ekspedisi Indonesia Biru.

Setelah menempuh perjalanan 14.000 kilometer menggunakan sepeda motor, videografer Dandhy Laksono dan Suparta Arz tiba di Kalimantan, yang sedang berada di puncak tragedi kabut asap. Keduanya mencari tahu dan merekam apa sesungguhnya penyebab bencana lingkungan yang berdampak pada 69 juta jiwa manusia itu.

Salah satu sorotannya adalah kepada industri perkebunan kelapa sawit yang luasnya kini mencapai 11 juta hektar atau hampir sama dengan luas pulau Jawa. Selain Kalimantan, kisah yang diangkat juga meliputi Sumatera hingga Papua tengah menghadapi masuknya perkebunan komoditas dunia itu.

Film yang berdurasi 68 menit ini tak hanya melihat lebih dekat bagaimana dampak industri perkebunan penghasil devisa terbesar itu bagi masyarakat dan lingkungan, juga menyuguhkan bagaimana pengaruh industri ini dalam pemerintahan, aparat keamanan, hingga kalangan media. Bahkan terhadap diri kita dari kamar mandi, dapur, sampai kendaraan.

Film ini juga melihat bagaimana dukungan lembaga-lembaga keuangan global dan siapa saja yang sesungguhnya paling diuntungkan, selain 16 juta rakyat Indonesia yang memang ikut menggantungkan hidupnya pada industri ini.


Belum nonton ASIMETRIS?
Warung Imajinasi bersama ATMAGO mengadakan acara nobar dan diskusi film dokumenter ASIMETRIS di Terminal Coffee (Jalan Sukajadi no. 39, Sukajadi, Bandung)hari Sabtu tanggal 31-03-18, dimulai dari jam 3 sore sampa dengani selesai.

Film ini tidak tayang di bioskop! Terbuka untuk umum dan acara ini gratis. Yang di Bandung dan sekitarnya silahkan merapat.
TEMPAT TERBATAS. Konfirmasi kehadiran harap menghubungi 0818-930-638.


Di tengah kultur kota yang membentuk manusia-manusia individualis, adakah yang lebih berharga daripada menonton film -yang amat reflektif- dan diskusi setelahnya bersama orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama?

Komentar